Habis Masa Retensi, Dispersip Kalsel Akan Musnahkan 21.487 Arsip

Dalam waktu dekat ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Akan melakukan pemusnahan terhadap berkas lama atau usang yang telah habis masa retensi arsip dari beberapa SKPD Lingkup Pemprov Kalsel.

Pemusnahannya ini ada sebanyak 21.487 diketahui, mulai dari berkas Inspektorat, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan Dati 1 Kalsel, Biro Umum, Biro Keuangan, dan Biro Pembangunan Daerah Sekertariat Wilayah, Daerah tingkat 1 Kalsel dan dijadwalkan kegiatannya, Selasa (17/11/2020) di Banjarbaru, Pagi hari. Hal inilah yang disampaikan Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie kepada tajam.news, Sabtu (14/11).

Ia menyampaikan, dimusnahkannya arsip lawas tersebut, karena sudah lewat masa usia atau sudah lewat masa retensinya. Memang dalam pemusnahan arsip tidak sembarang memusnahkannya.

Arsip yang pertama sebelumnya, dimusnahkan sebanyak 26.585

“Terutama harus sesuai masa retensi arsipnya, dan Arsip keuangan misalnya itu masa retensinya 10 tahun dan arsip kepegawaian 5 tahun panjang nya,”kata Bunda Nunung panggilan akrabnya Kadispersip ini.

Kemudian, proses pemusnahannya ini, maka Dispersip Kalsel membentuk tim penilai dan tim pemusnahan arsip dengan SK Gubernur yang kemudian tim bekerja melakukan penilaian terhadap arsip yang akan diusulkan untuk dimusnahkan nantinya. “Untuk masa retensinya di atas 10 tahun kita memerlukan persetujuan Arsip Nasional. Setelah Arsip Nasional memberikan rekomendasinya maka nanti gubernur akan membuat SK lagi untuk penghapusan arsipnya,”terangnya.

Ia mengungkapkan juga, ditahun 2020 ini, pihak Dispersip Kalsel sudah melaksanakan dua kali pemusnahan terhadap arsip usang. “Arsip yang pertama sebelumnya, dimusnahkan sebanyak 26.585 diketahui, dan kedua nantinya hari selasa sebanyak 21.487 berkas dan ini adalah pemusnahan terbesar sepanjang sejarahnya dilakukan,”tutupnya.

tajam.news