Gelar Worksop Selama 2 Hari Dispersip Kalsel ,Semua Perpus Di Kalsel Bisa Terakreditasi

Dinas perpustakaan dan kearsipan Prov. Kalsel mengadakan workskop yang kedua kalinya setelah kemaren mengadakan worksop dengan kepengurusan perpustakaan seluruh kabupaten/kota. Kali ini Dispersip Kalsel kembali menggear dengan menggait perpustakaan sekolah-sekolah yang ada di Kalsel. Kamis (25/2)

Disampaikan langsung oleh Kadispersip Kalsel Nurliani Dadie “Dengan menggelar worksop ini yang menghadirkan semua tenaga pustakawan Se Kalsel, sekaligus Ingin menambah pengetahuan pengelola perpustakaan SMA/MA/SMK. Sederajat di Kalimantan Selatan”.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di salah satu hotel di Banjarmasin. Nurliani Dardie  mengatakan tujuan kegiatan ini adalah ingin meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para pengelola perpustakaan SMA sederajat di Kalsel  sehingga pada gilirannya nanti diharapkan dapat meningkatkan jumlah perpustakaan yang terakreditasi. Ujarnya

Selain itu,  tenaga perpustakaan berhak untuk mendapatkan pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas SDM bidang perpustakaan dan salah satu upaya pembinaan karier tersebut melalui pendidikan dan bimbingan teknis perpustakaan. Katanya

Disisi lain Nurcahyono Selaku kepala pusat pengembangan perpustakaan Sekolah/Madrasah/Pt. juga menambahkan Mengenai perpustakaan perpustakaan yang ada di sekolah tentang regulasi bidang perpustakaan Nomor 43 Tahun 2007 pasal 23 bahwa berbunyi, sekolah standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan standar nasional pendidikan lain sebagainya. Cetusnya

Seperti standar nasional perpustakaan ya tadi sudah saya sampaikan jika jumlah yang terakreditasi sudah teraktivasi berarti tersebut Memiliki standar nasional perpustakaan artinya sudah memenuhi undang-undang pasal 23.

“Harapan Kami nanti acara ini sebagai motor penggerak yang lain yang belum terakreditasi, supaya kita bisa melakukan  tentang kebijakan standar nasional perpustakaan, standar layanan sarana prasarana standar pengelolaan dan penyelenggaraan serta ditambah lagi di aplikasi ada Inovasi dan kreativitas yang baik”. Harapnya.

Kami dari pemerintah pusat sudah membuat rambu-rambu untuk pembukaan sekolah. Nanti akan kami sampaikan di  undang-undang 43 tentang mengenai dana bos sebanyak 5% untuk sekolah bisa digunakan untuk perbaikan perpus sekolah agar bisa tercapai di seluruh sekolah

Diketahui per 3 September 2020, sebanyak 61 perpustakaan di Kalsel yang sudah terakreditasi  yaitu terdiri dari perpustakaan sekolah sebanyak 36 buah, perpustakaan perguruan tinggi sebanyak 10 buah, perpustakaan umum 8 buah dan perpustakaan kecamatan sebanyak 7 buah. Pungkas nya

Sumber : lensabanuaaa.blogspot.com