Gara-Gara Corona, Pengumuman Pemenang Karya Tulis Tema Perpustakaan Sekolah Ditunda

Peserta lomba karya tulis dengan tema ‘Perpustakaan Sekolah’ harus bersabar. Gara-gara pandemi, panitia yakni Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memutuskan menunda pengumuman pemenang.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan, semestinya diumumkan pada 30 Mei lalu. Lomba yang dibuka sejak pertengahan Maret itu diikuti guru sekolah. “Wabah membuat para juri sulit berembuk. Karena beberapa wilayah sedang menerapkan PSBB. Jadi sulit bagi dewan juri untuk rapat,” ujarnya, kemarin (2/6). Ditekankannya, penilaian sebuah karya tulis tidak bisa sembarangan. Pasti dipenuhi perdebatan di antara juri. Apalagi ada 88 tulisan terdaftar. Nurliani menyebut, rata-rata ditulis dengan bagus. Hingga penjurian cukup menguras energi.

Banyak peserta mulai bertanya-tanya. Dia berharap, semua bisa memaklumi. “Insyaallah paling lambat diumumkan pada tanggal 8 Juni,” janjinya. Panitia menyediakan hadiah Rp10 juta untuk juara pertama, Rp8 juta untuk juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga.

Nurliani gembira melihat hasil lomba. Dia meyakini, inilah bukti bahwa minat menulis di kalangan guru Banua masih tinggi. “Ke depan, semoga para pelajar bisa ikut membuat karya tulis. Meniru guru mereka,” harapnya.

kalsel.prokal.co