INLISLite di Linux

ADA beberapa jenis sistem operasi handal yang sudah sangat familiar di telinga kita, di antaranya adalah Microsoft Windows, MAC OS X, Android, dan Linux. Dari masing-masing sistem operasi tersebut, sistem operasi mana kah yang sebaiknya dipakai sebagai operating system untuk server INLISLite? Jawabnya adalah Linux. Dikutip dari situs w3Techs.com (https://w3techs.com/), sebanyak 70.1% (data per tanggal 1 Juni 2019) pengguna di seluruh dunia menggunakan Unix/Linux sebagai sistem operasi servernya.

Berikut adalah alasan mengapa harus menggunakan Linux sebagai sistem operasi server INLISLite:

STABIL
Sudah terbukti bahwa sejak pertama kali di rilis, Linux tidak pernah crash. Dalam hal processing, Linux memiliki kemampuan memproses data yang lebih baik daripada Microsoft Windows. Konfigurasi Linux bisa kita rubah-rubah ketika sistem berjalan tanpa mempengaruhi services lainnya.

AMAN
Hanya user yang memiliki akses root yang dapat mengakses kernel dan melakukan perubahan konfigurasi sistem. Linux juga aman dari ancaman virus dan sejenisnya.

SKALABILITAS TINGGI
Linux sangat fleksibel, ringan dan memiliki tingkat skalabilitas yang tinggi. Linux dapat berjalan dengan baik pada komputer dengan spesifikasi yang rendah sekalipun.

HEMAT BIAYA
Tidak perlu membeli license seperti halnya Microsoft Windows. Tapi untuk skala enterprise, ada beberapa pilihan yang harus berbayar dan berlisensi, misalnya CloudLinux, dll.

Demikian alasan singkat mengapa harus menggunakan Linux sebagai sistem operasi server INLISLite seperti yang dipakai oleh DISPERSIP Provinsi Kalimantan Selatan.