Enaknya Baca Buku di Tempat Ini, Wajar Kalo Pengunjung Mencapai 12.290!

Selain disuguhi aneka koleksi bacaan, pengunjung Perpustakaan Palnam juga diberikan kenyamanan. Mereka bisa membaca di kursi dan meja yang bagus, juga bisa sambil santai di sofa empuk.

Ya, kenyamanan pengunjung memang diutamakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, sehingga tak heran ada peningkatan jumlah pengunjung secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Jumlah pengunjung Juli yaitu 1.908 orang, Agustus 2.170 orang, September 3.629 orang, Oktober 4.853 orang, jumlah total dalam empat bulan terakhir 12.290 orang.

Jumlah itu belum termasuk pengunjung pengguna hotspot gratis wifi.id yang areanya di bawah gedung dan ruang teferens.

Demikian pula jumlah anggota baru terus meningkat. Juli 342 orang, Agustus 568 orang, September 856 orang dan Oktober 920 orang.
Jmlh total anggota dalam empat bulan terakir 2.686 orang.

Kepala Dispersip Kalsel, Hj Noorliani Dardie atau akrab dipanggil Bunda Nunung, menyatakan, terkait pembenahan yang dilakukan antara lain renovasi bangunan, peremajaan mebelair serta fasilitas pendukung.

“Mengingat keterbatasan anggaran, maka kami harus cermat menentukan prioritas pembenahan,” jelas Bunda Nunung.

Pertama dibenahi adalah ruang anak, kedua yaitu toilet pengunjung dan staf. Ketiga, perbaikan tempat wudu dan kebersihan musholla.

Keempat mengganti kursi dan meja baca. Kelima yaitu perbaikan atap bocor dan plafon bolong. Rak-rak koran yang hancur dimakan rayap bahkan hampir roboh sudah diganti secara bertahap.

“Sebelum kelima hal tersebut dibenahi, sulit untuk memperbaiki kualitas layanan yang lain,” ungkap Bunda Nunung.

Keenam, perbaikan kualitas layanan, di antaranya prosedur pendaftaran anggota baru sudah tidak bersistem manual, juga tidak lagi mempersyaratkan adanya surat keterangan dari sekolah atau kampus, Ketua RT/ RW.

“Yang bersangkutan cukup datang dan ketik sendiri biodata dan identitasnya, berfoto, tak berapa lama kartu anggota langsung jadi,” jelasnya.

Dispersip juga sudah siapkan printer khusus cetak KTA berikut kartu dan ribbon yang cukip banyak untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung.

“Insya Allah bisa selesai dalam hitungan menit. Dengan catatan jika tidak ada kendala jaringan dan listrik tidak padam,” tandasnya.

Meski pengunjung dan anggota terus bertambah, namun banyak masukan dari mereka bahwa koleksi buku perlu ditambah.

Sebagaimana dikatakan Yudi, seorang pengunjung, yang minta koleksi buku diperbanyak seiring beragamnya kebutuhan bahan bacaan masyarakat.

Demikian pula Mustaqiah, pengunjung lainnya, yang mengaku enak dan nyaman di perpustakaan pal 6. Namun hendaknya terus diiringi penambaham buku-buku baru serta adanya fasilitas nasi kotak.

Menanggapi itu, diakui Bunda Nunung, penambahan koleksi memang sangat penting terlebih adanya peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan dan mengingat perkembangan iptek.

“Harus menyesuaikan kebutuhan pemustaka yang beragam dengan perkembangan buku-buku baru tersebut,” jelasnya.

Ia juga mengakui tahun ini sangat sedikit dana pembelian bahan pustaka, itu pun masih belum ada realisasi alias masih dalam proses oleh Badan ULP.

“Bukan salah ULP, tapi karena PPTK atau pejabat kasi-kasi di tempat kami masih baru, sehingga mungkin agak lambat atau masih belum bisa menyesuaikan dengan irama kerja bunda yang serba cepat,” ungkapnya.

Tambahnya, semoga prosesnya lancar, tidak ada masalah. Mengingat kebutuhan koleksi buku sudah sangat mendesak.

Sumber : Tribun Banjarmasin