Dua Budayawan Nasional Warih Wisatsana & Vanesa Martida ‘Ditodong’ Bikin KTA Perpustakaan Kalsel

Dua budayawan nasional, Vanesa Martida dan Warih Wisatsana ikut mendukung upaya menumbuhkan minat baca di Kalsel.

Dalam kunjungannya ke Kalsel Minggu (6/10/2019) mereka berdua menyempatkan untuk membuat kartu tanda anggota (KTA) Perpustakaan Kalsel.

Keduanya ke Kalsel untuk menjadi narasumber pada acara Timbang Pandang Cipta Puisi dan Alih Kreasi Lintas Media yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel siang tadi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Hj Nurliani Dardie mengatakan, pihaknya mengundang penulis dan penyair nasional untuk mempromosikan perpustakaan dan minat baca di Banua.

“Kehadiran mereka itu daya tariknya sekaligus sharing dan mengambil manfaatnya bagaimana menjadi penulis yang baik,” tegas Bunda Nunung, panggilan akrabnya.

Selanjutnya, keduanya pun ditodong untuk membuat KTA Perpustakaan Kalsel.

“Sebagai simbol mendukung gerakan membaca di Kalsel, keduanya kita todong bikin KTA. Ini wujud keseriusan kami kalau sastrawan, budayawan atau sipapun yang berkaitan di tingkat nasional sekalipun, kami siap bawa ke Kalsel untuk menggerakkan dunia literasi Banua,” kata dia.

Kedepannya, lanjut dia, agar penulis lokal terinspirasi dan mengikuti jejak mereka menjadi penulis berkaliber internasional.

Warih Wisatsana merupakan sastrawan nasional, yang sudah banyak menelurkan karya.

Selain menulis karya sastra, penerima Bung Hatta Award pada tahun 1994 ini saat ini juga aktif sebagai kurator seni.

Warih Wisatsana membagikan ilmunya di acara Timbang Pandang Cipta Puisi dan Alih Kreasi Lintas Media yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Minggu (6/10/2019).

Peraih penghargaan Taraju Award, Borobudur Award, Bung Hatta Award, Kelautan Award ini tak hanya menyampaikan teori, tapi juga menpraktikkan baca puisi hingga memukau peserta.

Sementara itu Vanesa Martida, Kreator Multimedia, juga dari Bali berbagi ilmu dan pengalaman sebagai kreator multimedia, sementara Warih Wisatsana akan membagikan ilmu dan pengalaman sastranya.

Warih Wisatsana dan Vanesa Martida juga aktif sebagai pengelola Bentara Budaya Bali.

(banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)