Dorong Masyarakat Melek Literasi Kesehatan

Pandemi corona tak manghambat untuk menggelar even. Online menjadi pilihan di jaman serba internet ini. Siapapun bisa menggelar pertemuan maupun diskusi secara virtual. Seperti dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel. Dinas ini menggelar talkshow online. Tema yang diangkat tak jauh dari virus corona, yakni Makin Sehat dan Produktif di Era New Normal.

Pembicara yang dihadirkan dr Gia Pratama. Dia adalah penulis ternama. Sudah banyak novel hasil karyanya, dan laku dipasaran, diantaranya Perikardia dan Berhenti di Kamu. Sebanyak 60 orang yang ikut talkshow online ini. Mereka dari berbagai latar belakang, pustakawan, masyarakat umum.

Dalam paparannya dr Gia yang saat itu mengenakan pakaian dokter di IGD, bukan hanya menyampaikan kreativitas menulis saja tapi juga tentang literasi kesehatan terutama bagaimana cara mencegah terpapar virus corona.”Diimbau terapkan pola hidup bersih dan sehat, sering cuci tangan, pakai masker bila keluar rumah, istirahat yang cukup dan rajin berolahraga,” pesannya. Ia juga membeberkan bagaimana ciri-ciri orang terpapar baik Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun Orang Tanpa Gejala (OTG). “Perlu diperhatikan, OTG secara tidak sadar paru-paru yang bersangkutan sudah terpapar dan rusak walaupun tanpa disadari yang bersangkutan,” tandasnya.

Kadispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie mengatakan meski dilanda pandemi, tidak lantas mengungkung aktivitas, tapi justru harus lebih kreatif. “Itu bukan menjadi alasan untuk berhenti berinovasi dan memungkinkan dapat mengembangkan diri,” ujarnya.

Untuk membantu pemerintah daerah dalam pemulihan sosial dan ekonomi, perpustakaan sebagai ruang publik dapat bermanfaat bagi masyarakat. Di perpustakaan masyarakat bisa belajar, berlatih keterampilan dan mendapatkan pengalaman. Buku adalah jendela ilmu. Menghadirkan dr Gia dalam talkshow bukan tanpa tujuan, menurut Bunda Nunung, begitu sapaanya, pihaknya ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang literasi kesehatan. “Makanya kita sengaja hadirkan dr Gia, dengan harapan dapat mendorong masyarakat melek literasi kesehatan,” cetusnya.

www.reportasekalimantan.com