Dispersip Tambah Ratusan Koleksi Buku Di Lapas Teluk Dalam

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banjarmasin dikunjungi mobil perpustakaan keliling (Pusling) Dinas Perpustakaan  dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kalimantan Selatan, Selasa (30/6/2020). Mobil Pusling yang biasanya bisa menyajikan buku-buku bacaan dengan durasi yang cukup lama bila berkunjung ke suatu tempat. Dimasa pandemi, Pusling hanya mengantarkan buku-buku bacaan bagi para warga binaan di Lapas Kelas II A Banjarmasin atau yang dikenal dengan LP Teluk Dalam.

Namun di tengah kondisi pandemi covid-19 di Banjarmasin yang angkanya terus melonjak, tak membuat langkah Dispersip Kalsel untuk bergerak menebar virus literasi. Tak heran jika kedatangan Pusling Dispersip Kalsel yang membawa ratusan buku bacaan pun disambut hangat oleh jajaran Lapas Kelas II A Banjarmasin. “Kerja sama ini sudah terjalin sejak lama, Sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan warga binaan di dalam,” kata Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan (Kasi Binadik) Lapas Kelas II A Banjarmasin, Bambang Hari Widodo.

Bambang mengungkapkan jika minat baca warga binaan atau narapidana Lapas Kelas II A Banjarmasin sendiri dinilai cukup tinggi. “Para narapidana selama menjalani masa tahanan mereka mengisi waktu sebagian dengan membaca dan mengasah pengetahuan perkembangan zaman,” terangnya. Sementara, untuk buku-buku bacaan yang lebih diminati para warga binaan diakui Bambang adalah buku bacaan tentang agama serta ilmu pengetahuan. “Buku bacaan agama yang biasa diminati narapidana untuk mengisi waktu kosong,” pungkasnya.

Sementara sebelumnya Dispersip Kalsel yang dikomandoi Hj Nurliani Dardie telah berkomitmen akan terus bergerak untuk menebar virus literasi meski di tengah pandemi covid-19. “Kita ingin Masyarakat suka akan membaca, sesuai visi misi Pak Gubernur yakni Kalsel cerdas,” tutup Kadispersip.

rri.co.id