Dispersip Selenggarakan Bimtek Pengelola Perpustakaan Sekolah Tingkat SMA/Sederajat

Perpustakaan sekolah merupakan jantung dari proses kegiatan belajar dan mengajar. Perpustakaan sekolah menjadi sumber rujukan utama yang dikunjungi oleh siapa pun di sekolah, baik murid ataupun guru untuk mencari materi pelajaran. Untuk memenuhi hal tersebut, pustakawan ataupun pengelola perpustakaan di sekolah harus memiliki pemahaman dan keahlian yang mumpuni di bidang perpustakaan agar dapat melayani pemustaka secara prima.

Oleh karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimatan Selatan kembali menyelenggarakan pembinaan bagi pengelola perpustakaan sekolah pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 25 dan 26 Februari 2021

Bimtek Pengelola Perpustakaan Sekolah ini kembali mengundang 60 orang peserta dan dilaksanakan Dispersip Kalsel di Hotel Rattan Inn Banjarmasin Kamis (25/2) siang, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Acara Bimtek tersebut akan dibuka sekaligus memberikan kata sambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan Dra. Hj. Norliani, M.AP,

Kadispersip Kalsel menyampaikan bahwa tenaga perpustakaan berhak untuk mendapatkan pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas SDM bidang perpustakaan dan salah satu upaya pembinaan karier tersebut adalah melalui pendidikan dan bimbingan teknis perpustakaan.

Selama dua hari peserta yang merupakan pengelola perpustakaan sekolah tingkat SMA/ SMK swasta di se Kalimantan Selatan ini mendapat materi yang disampaikan oleh para narasumber yang ahli dan profesional di bidang perpustakaan, antara lain Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi  Drs Nurcahyo M.Si, Sekretaris Dispersip Kalsel DR Ramadan SE, ME, Ak, CA, Pustakawan Ahli Madya Dispersip Kalsel Drs H Muhammad M.Si, Pustakawan Ahli Madya Dispersip Kalsel Abdillah S.Sos, Kabid Layanan dan Pembinaan Perpustakaan Dispersip Kalsel Wildan Achyar SE, M.Si .

Dengan mengikuti bimtek ini, diharapkan peserta mendapatkan ilmu dan wawasan baru tentang perpustakaan dan pemahaman yang diperoleh dapat memudahkan mereka dalam pengelolaan dan meningkatkan pelayanan perpustakaan di sekolah tempat mereka bekerja.

Kegiatan Bimtek ini diselenggarakan guna memenuhi tuntutan agar setiap pengelola Perpustakaan SMA/Sederajat selalu meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilannya serta kompetensi dalam pengelolaan perpustakaan sekolah setiap tahunnya.

Kadispersip Kalsel Dra. Hj. Nurliani, M.AP (Bunda Nunung) sapaan akrab beliau saat dikonfirmasi media ini mengharapkan dalam menambah pengetahuan dan keterampilan tidak memandang batas usia, tapi yang diperlukan adalah ketekunan, dedikasi dan kedisiplinan, oleh karena itu kita semua pengelola perpustakaan dituntut untuk terus belajar mengembangkan diri kita masing-masing.

Kegiatan ini merupakan merupakan tanggung jawab Dispersip Kalsel dalam hal pembinaan tenaga pustakawan agar tenaga pengelola perpustakaan ditingkat SMA/Sederajat di Kalsel tetap meningkatkan kompetensinya walau dimasa pandemi covid-19.

Bunda Nunung mengucapkan terima kasih kepada pengelola perpustakaan dan pustakawan se Kalimantan Selatan yang telah mengembangkan layanan perpustakaan di daerah masing-masing dan mempromosikan minat baca oleh karenanya dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM pengelola perpustakaan dan pustakawan Dispersip Kalsel selalu memprioritaskan kegiatan Kegemaran membaca dengan promosi minat baca dan program perpustakaan berbasis inklusi sosial yang diharapkan dapat meningkatkan derajat perekonomian dan kesejahteraan di Kalsel untuk Kalsel Cerdas.

Ditambahkan oleh beliau bahwasanya pendidikan formal sangat berhubungan dengan sekolah. Saat ini sekolah dituntut untuk menyediakan ekosistem terbaik yang dapat mendukung tumbuh kembangnya anak, salah satu ekosistem tersebut adalah perpustakaan sekolah.

Perpustakaan merupakan sebuah lembaga atau intitusi sosial yang dikelola secara profesional. Pengelolaan secara profesional berarti memenuhi kriteria yang terdapat pada sebuah standar yang berlaku, baik perpustakaan maupun tenaga pengelolanya.

Tugas Dispersip Kalsel yang melaksanakan tugas pemerintahan dalam bidang perpustakaan untuk membina perpustakaan dan tenaga perpustakaan, termasuk perpustakaan sekolah.

Di era digital, informasi begitu mudahnya dibuat, disebarkan dan ditelusur menyebabkan ruang-ruang virtual dipenuhi oleh banyaknya informasi, baik yang bermanfaat untuk tumbuh kembang siswa maupun yang berbahaya untuk tumbuh kembang siswa.

Sumber : liputan4.com