Dispersip Peduli Lakukan Kunjungan Ke Makodim 1002/Barabai

Komandan Kodim 1002/Barabai Letkol Inf Muh Ishak H.Baharuddin,S.I.P.,M.I.,Pol bersama anggotanya sambut kunjungan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan Dra Hj Nurliani Dardie M.AP dan tim Dispersip Palnam Peduli di Telaga Padawangan, Kelurahan Barabai Timur, Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (02/02).

Kunjungan Dispersip Kalsel dalam rangka pendistribusian paket bantuan dari Presiden Republik H.Ir. Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut Kadispersip  menerima laporan situasi terkini dari Letkol Inf Muh Ishak H.Baharuddin,S.I.P.,M.I.,Pol terkait bencana banjir yang melanda Hulu Sungai Tengah. Sampai di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (02/02) tim Dispersip Palnam peduli yang di komando  Dra Hj Nurliani Dardie M.AP atau di sapa Bunda Nunung langsung berkoordinasi dengan pihak Kodim 1002/BRB. Koordinasi dilakukan untuk melakukan pemetaan lokasi yang terdampak banjir.

Kepada Dandim 1002/BRB, maksud kedatangan mereka selain memberikan bantuan logistik dari Presiden Jokowi, Tim Dispersip Palnam Peduli membawa buku, badut dan pendongeng, untuk menghibur anak-anak terdampak bencana.

Bukan hanya bantuan berbagai kebutuhan pokok, Tim Palnam peduli Dispersip Palnam Peduli bersama Pusling Perpusnas juga membawa buku dongeng dan para penghibur anak-anak korban banjir untuk memberikan trauma healing. Selama bencana banjir, Tim Palnam peduli juga tercatat sebagai SKPD teraktif terjun ke lapangan menyalurkan bantuan. “Saya mengucapkan terima kasih, atas perhatian dan bantuan dari Dispersip Palnam peduli,  karena memang anak-anak yang menjadi korban bencana banjir ini sangat membutuhkan hiburan pasca banjir ini, agar tidak menjadi trauma yang mendalam,” ujar Dandim1002/Barabai

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya Bupati HST H.A.Chairansyah mengatakan bahwa untuk Debit air sungai sudah kembali Normal, hanya genangan air yang tersisa dibeberapa wilayah rendah kecamatan seperti di wilayah kecamatan Barabai, LAU dan Pandawan yang berkisar antara 10 s.d 30 cm.”ucapnya.

Untuk pengungsi sebagian besar sudah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan, namun sampai saat ini masih terkendala kekurangan air karena PDAM belum bisa beroperasi. Perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan untuk membuka longsoran yang menutupi badan jalan khususnya jalan yang berada dibawah tebing-tebing agar bisa dilewati khususnya di kecamatan Hantakan yang merupakan daerah perbukitan.”imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati HST menjelaskan Bahwa data sementara musibah banjir di kabupaten HST Menurut Data BPBD kabupaten HST sebagai berikut ; meninggal 8 orang, orang hilang 6 orang, Rumah hilang 264 buah, Rumah rusak 340 buah, Rumah terendam 29.127 buah, Jumlah KK 29.127 orang, Jumlah Jiwa 57.624 orang, Jumlah pengungsi 8.173 orang. Sedangkan fasilitas Umum yang rusak/terendam : Mesjid 21 buah, Langgar 31 buah, sekolah 28 buah, kantor 13 buah, jembatan 7 buah, jalan 1 buah,”ungkapnya.

Sementara itu Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Muh Ishak H.Baharudin, S.I.P.,M.P.,Pol menjelaskan bahwa bantuan dari presiden kami terima sebanyak 1.000 paket dan akan langsung kami ditribusikan sesuai petunjuk dan arahan dari Pimpinan.”tegasnya.

sumber:liputan4.com