Dispersip-Kanwil Kemenkumham Kalsel Jajaki Kerja Sama Layanan Perpustakaan Warga Binaan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan kembali akan menjalin kerja sama. Kali ini, kerja sama yang akan dijalin bersama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalsel untuk memberikan fasilitas layanan perpustakaan.

Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie mengatakan, kerja sama yang dituangkan dalam bentuk nota kesepakatan (MoU) diwujudkan dalam waktu dekat. “Kami siap menjalin kerja sama yang diwujudkan melalui nota kesepakatan dan mengharapkan hubungan yang sudah terjalin semakin baik dan bisa membantu fasilitas perpustakaan terutama bagi warga binaan,” kata Nurliani, Kamis (30/7/2020).

Sebelumnya, Bunda Nunung -sapaan akrabnya- menerima kunjungan tiga perwakilan Kanwil Kemenkumham Kalsel pada Selasa (28/7/2020) lalu, di sela talkshow virtual dengan Ria Enes dan Susan dalam rangka Hari Anak Nasional. Perwakilan Kanwil Kemenkumham adalah Kabid Hukum Rustam Effendi, Kasubid Luhbankum JDIH dan penyuluh hukum Zubaidi sekaligus berkoordinasi mempersiapkan kerja sama yang akan dijalin tersebut.

Rustam mengatakan, bentuk kerja sama yang akan dilakukan yaitu Dispersip Kalsel membantu fasilitas layanan perpustakaan untuk memberikan bahan bacaan bagi Warga Binaan Pemasyarakan (WBP) dan pegawai Lapas di Kalsel. “Buku-buku perpustakaan sangat bermanfaat bagi warga binaan untuk mengisi waktu sehingga diharapkan terjalin kerja sama dengan UPT Pemasyarakatan di seluruh wilayah Kalsel,” kata Rustam

Selain berkunjung dan berkoordinasi, perwakilan Kanwil Kemenkumham Kalsel juga melihat fasilitas dan pelayanan di Perpustakaan Palnam. Serta berkesempatan untuk melihat penataan ruang dan koleksi buku di perpustakaan ini. “Kami mengapresiasi pelayanan yang diberikan petugas Perpustakaan Palnam mulai dari pembuatan kartu anggota yang cepat dan dicetak seperti e-KTP, juga penataan buku, katalog dan fasilitas ruang baca sangat nyaman,” tuturnya.

Selanjutnya, Rustam juga memuji ruang baca yang luas dan tidak panas serta terkesan dengan ruang kids library yang dilengkapi sesi story telling (dongeng) dari petugas atau mengundang pendongeng. Ia sendiri mengapresiasi ruangan kids library yang luas, sehingga bisa jadi arena bermain anak dan orang tua bisa membawa anaknya menanamkan budaya literasi sejak dini. “Ini semua menjadikan Perpustakaan Palnam sebagai wahana literasi unggulan Kalsel,” pungkasnya.

kanalkalimantan.com