Dispersip Kaltim Bangga dan Kagum Gerakan Kalsel Membaca di Perpustakaan Palnam

Pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dipimpin oleh Sekretaris Meidalina bersama Kasi Perencanaan Rusmadi, Staf Perencanaan Muliana, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, pada hari Rabu (16/9/2020).

Adapun kunjungan Dispersip Kaltim ini adalah untuk sharing Dokumen Reformasi Birokrasi dan menggali tentang informasi seputar program kerja dan agenda yang dilakukan Dispersip Kalsel. Hal inilah yang disampaikan Kadispersip Kalsel Dra. Nurliani M.AP melalui Sekretaris Dispersip Kalsel Dr M Ramadhan kepada tajam.news, Kamis (17/9).

Mengakui Sangat Bangga dan Kagum Akan Perubahan Yang Sangat Drastis 360 Derajat

Ia menjelaskan bahwa Tahun 2020 ini Dispersip Kalsel ditunjuk diantara 5 SOPD di Pemprov Kalsel untuk menjadi Percontohan Zona Integritas dan Reformasi Birokrasi dan akan disurvey oleh Kemenpan RB RI pada Bulan Oktober 2020 yang akan datang. “Jadi salah satu program yang diuraikan dihadapan rombongan Dispersip Kaltim ini adalah perpustakaan keliling, pembenahan fasilitas Perpusda, gedung arsip, gerakan Kalsel membaca hingga Talkshow Virtual Daring, terutama selama dimasa Pandemi Dispersip Kalsel telah menyelenggarakan Webinar/Talkshow Virtual daring sebanyak 15 kali dan terus berlanjut nantinya,”ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispersip Kaltim Mei sapaan akrabnya ini mengakui sangat bangga dan kagum akan perubahan yang sangat drastis 360 derajat dari kunjungan terakhir 14 tahun yang lalu ke Dispersip Kalsel.

“Yaitu Banyak gebrakan-gebrakan untuk mendukung Pemprov Kalsel. Contohnya, gerakan Kalsel Membaca ini Luar biasa,”ujar Mei.

Kami menyaksikan langsung saat pertama menginjakkan kaki di tangga masuk depan Gedung layanan Dispersip Kalsel telah tersedia wastapel untuk cuci tangan, kemudian di thermogan suhu tubuh, sudah sesuai dengan Protokol Kesehatan untuk hindari penyebaran Covid-19.

Ruang Kadis dan Sekretaris yang disulap menjadi lokasi peralatan Talkshow Webinar, selama ini hanya menyaksikan secara virtual namun disulap menjadi bak lokasi Shoting di Studio Televisi dan ternyata ini di kerjakan oleh anak muda Staf Tenaga Kerja Kontrak Bidang Layanan Perpustakaan dengan otodidak yang akhirnya menjadi tenaga profesional. Kita sangat apresiasi Gerakan Bunda Nunung mempromosikan Perpustakaan dimasa Pandemi ini dengan Webinar Virtual Daring.
Saat melihat ruang baca umum, anak, tempat bermain anak, gazebo, mobil dan trail perpustakaan keliling kita sangat terkesan karena sangat maju dan terdepan.

Dia mengakui untuk menjalankan program, anggaran Dispersip Kalsel terbilang besar jika dibandingkan Dispersip Kaltim. “Kami hanya punya anggaran Rp 7,2 miliar, sebelum pandemi. Sedangkan Kalsel itu hampir Rp 40 miliar, atau tepatnya Rp 39,3 miliar. Jadi, perhatian pemerintah untuk Dispersip Kalsel sangat besar dan
Dengan lakukan dari kunjungan Dispersip Kalsel ini Insya Allah programnya akan dibawa dan diikuti untuk diterapkan di Dispersip Kaltim nantinya,”tutupnya.

tajam.news