Dispersip Kalsel Pasok Sembako ke Jejangkit Timur, Warga Mengaku Kehabisan LPG 3 Kg

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali melakukan aksi nyata peduli korban banjir. Menerobos genangan banjir hingga daerah terisolir di Desa Jejangkit Timur, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Menempuh jarak puluhan kilometer melintasi jalan terendam air dengan ketinggian bervariasi hingga satu meter lebih, rombongan tetap maju dan tanpa henti menyalurkan bantuan langsung ke warga terdampak.

Karena armada mobil Dispersip tak mampu lagi menembus banjir, distribusi bantuan kebutuhan bahan pokok dan pakaian layak pakai dijemput kelotok oleh Sekretaris Desa Jejangkit Timur Siti Khomairo Sani.
Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie mengatakan, pihaknya ikut membantu langsung menurunkan berbagai bantuan hingga membagikan kepada warga korban banjir.

“Kami memang mencari warga korban banjir yang jarang bahkan belum pernah mendapat bantuan. Semoga bantuan dapat bermanfaat dan bisa meringankan,” ujar Bunda Nunung –biasa disapa.

Selain kekurangan sembako, masyarakat Desa Jejangkit Timur juga kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram, hingga minyak tanah untuk keperluan penerangan di tengah kebanjiran.

Sebanyak kurang lebih 300 warga Desa Jejangkit Timur, bertahan di tengah banjir yang masih tinggi, menjaga rumah dan harta benda di tengah aliran listrik yang masih padam.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih, karena bantuan sering tidak sampai ke desa kami yang berada di ujung. Kami kesulitan untuk mencari bahan pokok, karena tidak ada akses,” papar Sekdes Jejangkit Timur.

Salah seorang warga yang menjemput bantuan, Mulkani mengaku baru kali ini mendapat bantuan bahan pokok dalam jumlah besar, sehingga masyarakat sangat berterima kasih atas bantuannya.

“Kemarin pernah bantuan kain dan beras, tapi hanya setengah liter yang kami dapat,” ujar masyarakat Desa Jejangkit Timur itu.

Sumber : kanalkalimantan.com