Dispersip Kalsel Telah Musnahkan 7.026 Berkas Arsip Dari 5 SKPD

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan bertempat di Depo Arsip di Banjarbaru, kembali melakukan pemusnahan arsip daerah yang sudah lewat masa usia atau sudah lewat masa retensinya, Rabu (5/5).

Pemusnahan dilakukan langsung oleh plh. Kepala Dispersip Kalsel, M Ramadhan bersama Sekretaris Daerah kota Banjarbaru Said Abdullah serta perwakilan dari instansi yang arsipnya dilakukan pemusnahan.

Kepada sejumlah wartawan, plh. Kepala Dispersip Kalsel, M Ramadhan menyampaikan, arsip yang dimusnahkan kali ini berasal dari 5 SKPD yang kala itu disebut provinsi Dati I Kalsel.

“Ada dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,  BP-7, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan, serta Dinas Kesehatan. Keseluruhannya berjumlah 7.026,” jelas Ramadhan.

Disampaikannya pula bahwa arsip yang dimusnahkan tersebut merupakan arsip tahun 1971 – 2005, yang telah lewat masa retensinya.

Sementara itu ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah sangat mengapresiasi langkah Dispersip Kalsel dalam kegiatan ini. “Proses menuju pemusnahan sangatlah panjang, banyak hal yang harus dilakukan. Terlebih harus memilah milih arsip mana saja yang dapat dimusnahkan. Tapi kami berharap, pemko Banjarbaru dapat mencontoh apa yang telah dilakukan dispersip Kalsel ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, pemusnahan yang dilakukan oleh dispersip Kalsel kali ini merupakan kali ke-16, setelah sebelumnya dilakukan pada November 2020 lalu.

Sumber:abdipersadafm.co.id