Dispersip Kalsel Talkshow Virtual Kelola Tanaman, Ini Harapan Dispersip Kalsel

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan kembali mengadakan talkshow secara virtual, pada Rabu (19/8/2020). Kali ini, tema yang diusung “Kelola Tanaman dengan Cinta untuk Kebahagiaan”.

Menurut Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie, fenomena pandemi Covid-19 yang belum usai mengharuskan masyarkat untuk bekerja dari rumah atau work from home. Dalam perkembangannya, masyarakat pun mulai melirik kegiatan berkebun, yang kemudian berkembang menjadi sebuah tren.

Guna mengakomodir para pecinta tanaman hias, maka Dispersip Kalsel pun menggelar kegiatan yang juga dibungkus dengan bimbingan teknis (bimtek) secara online, dengan menghadirkan narasumber di bidangnya. Menurut Bunda Nunung -sapaannya- pihaknya menhalankan amanah perpustakaan sebagai tempat inklusi sosial, agar masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dapat mengisi waktu luangnya dengan menggeluti usaha lain. Salah satunya, budidaya tanaman hias yang disebutnya cukup menjanjikan. “Sehingga dengan melakukan itu masyarakat/Si Penanam bisa memperoleh pengetahuan praktis untuk meningkatkan keterampilan sehingga di harapkan juga kesejahteraan mereka jadi meningkat,” kata Bunda Nunung, Kamis (20/8/2020).

Talkshow virtual sendiri menghadirkan tiga pembicara. Pertama, praktisi pertanian Nove Arisandi, yang mengapresiasi talkshow virtual ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan soal tanaman hias. “Acara seperti ini telah menyediakan panggung/wadah untuk kami untuk berbagi pengetahuan seputar tanaman hias agar para pencinta tanaman hias yang masih pemula tidak salah kaprah,” kata Nove.

Pembicara lainnya yaitu Dosen Psikologi FK ULM Neka Erlayani menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah baru bagi masyarakat. Kendati hanya melalui virtual, talkshow ini menyajikan wawasan sesuai tren kekinian masyarakat di tengah pandemi Covid-19. “Jadi masyarakat memerlukan referensi informasi yang ringan dan aplikatif, untuk mampu mengelola emosi di tengah situasi ketidakpastian. Yaitu melalui aktivitas memelihara tanaman di rumah misalnya. Agar bisa dimanfaatkan oleh mereka buat nambah penghasilan sehari-hari,” ungkapnya.

Pembicara terakhir yaitu Ketua Perhimpunan Hortikultura Indonesia Komda Kalsel, Koordinator Magister Agronomi Faperta ULM Dr Hilda Susanti yang sekaligus merupakan moderator mengapresiasi talkshow virtual ini. Karena memadukan dua perspektif yang sangat berbeda, yaitu dari perspektif pertanian dan psikologi. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan spirit kepada masyarakat untuk mengelola tanaman dengan sepenuh hati dan cinta agar terjadi sinergi luar biasa ‘sehat tanamannya dan sehat jiwa raga si penanamnya’,” tukas Hilda.

Kanalkalimantan.com