Dispersip Kalsel Serahkan Hadiah Lomba Menulis

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan serahkan hadiah Lomba Menulis Untuk Guru-Guru Se Kalimantan Selatan tahun 2020 tentang Perpustakaan Sekolah. Kepala Dispersip Kalsel, Dra Hj Nurliani Dardie M.AP atau yang kerab disapa Bunda Nunung mengatakan terselenggaranya lomba menulis tersebut berawal dari sebuah pesan media sosial, yang memberikan sebuah gagasan untuk mengadakan hal tersebut. “Waktu itu ada sebuah pesan dari Sainul Hermawan agar mengadakan lomba menulis,” ucapnya, Senin (15/6). Ia menjelaskan berdasarkan hak tersebut, pihaknya langsung mengadakan lomba menulis untuk para Guru-guru yang ada dilingkungan Kalimantan Selatan. “Alhamdulillah yang mengikuti lomba mencapai 88 peserta, hal ini menjadi pencapaian yang luar biasa,” bebernya.

Selain itu, Bunda Nunung juga membeberkan akan mengadakan lomba serupa dengan ketentuan yang lebih berinovasi menyesuaikan perkembangan kemajuan teknologi. “Kita akan sesuaikan dengan teknologi 4.0 sekarang,” ucapnya. Tak lupa pula Bunda Nunung mengucapkan selamat kepada pemenang yang berhasil meraih juara dan yang mendapatkan juara agar terus semangat menyalurkan bakat dan potensi diri.

Adapun penenganan dari lomba menulis tersebut ialah :

Juara 1 jatuh pada naskah nomor 61 yang berjudul “Perpustakaan Sebagai Ruang Instalasi Darurat Literasi ” karya Dian Mardhika dari SMAN 1 Kotabaru.

Juara 2 diraih oleh naskah nomor 27 yang berjudul “ Eksistensi Perpustakaan Versus Media Sosial” karya Abdul Salam dari SMKN 3 Banjarbaru.

Juara 3 dimenangkan oleh naskah nomor 54 yang berjudul “Elegi dari Tumpukan Buku Berdebu, Sebuah Narasi Historis Perpustakaan SMAN1 Rantau Badauh, Barito Kuala, Tahun 1994-2020” karya Badrudin dari SMAN1 Rantau Badauh, Barito Kuala.

Selain itu, terdapat juga hadiah hiburan :
1. Naskah Nomor 16 berjudul “GLS dan Peran Strategis Perpustakaan Sekolah” karya Taufikurrahman dari MAN 2 Kota Banjarmasin.
2. Naskah Nomor 28 berjudul “Perpustakaan Sekolah ; Tonggak Awal Pusat Sumber Belajar” karya Ratih Ayu Ningrum dari SMAN 1 Kotabaru.
3. Naskah Nomor 32 berjudul “Tanpa Gawai Perpustakaan Ramai” karya Risa Lisdariani dari SMAN Banua Kalsel.
4. Naskah Nomor 55 berjudul “Perpustakaan dan Guru Penumbuh Literasi” karya Herman Noviyandi dari SDN 1 Sungai Besar.
5. Naskah Nomor 74 berjudul “Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Melalui Kegiatan Reading With Love Untuk Menunumbuhkan Minat Baca Siswa Di MA NU ASY-Syafi’iyah Alabio” karya Lutfi Pratama Putra dari MA NU ASY-Syafi’iyah Alabi.
6. Naskah Nomor 84 berjudul “Sekolah Sakit ?” karya M.Zaini dari SDTQ-T An-Najah.

wartaniaga.com