Dispersip Kalsel Pinjamkan 300 Buku ke LPKA Kelas I Martapura

Sekitar 300 buku dipinjamkan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersip) Kalimantan Selatan untuk 43 warga binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura, Kabupaten Banjar. Jumlah ini menambah koleksi perpustakaan internal yang sudah memiliki 1.300 buku.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie, Selasa (23/6/2020), menyebutkan, bahwa warga binaan bisa mendapatkan ilmu pengetahuan tidak hanya di sekolah, bisa juga lewat buku-buku. “Kami akan dukung mereka di sini (warga binaan) sebab mereka berada di Lapas bisa jadi akibat kemajuan teknologi tetapi kurang pengawasan orang tua,” ujarnya.

Dalam kondisi normal, koleksi buku yang diangkut mobil pusling dapat dipilih langsung oleh warga binaan. Namun kali ini, buku hanya didrop dan diserahkan kepada petugas lapas. Selain koleksi buku, program perpustakaan keliling juga menghadirkan empat badut sebagai hiburan .

Kepala LPKA Kleas I Martapura Rudi Sarjono, menyambut baik kedatangan rombongan.  “Antusias warga binaan dalam membaca cukup bagus. Paling disuka adalah buku agama,” kata dia. Dijelaskan Rudi Sarjono, dari segi pendidikan, pihak lapas juga menyediakan fasilitas sekolah sistem paket. “Tetap jalan, tidak akan putus, asal statusnya usia sekolah,” lontarnya.

Selain itu, sambungnya, Juga ada pembekalan dari sisi pelatihan keterampilan, serta menyediakan pelatihan seperti komputer, barbershop, pembibitan sampai pembuatan kue.

banjarmasin.tribunnews.com