Dispersip Kalsel Penuhi Standarisasi Gedung Penyimpanan Arsip

Gedung Depo Arsip yang berada lingkungan Balaikota Banjarbaru, milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), terus berbenah dari sisi sarana dan prasarana, guna memenuhi standarisasi gedung penyimpanan arsip milik pemerintah. “Berhubung pembangunan Gedung Depo Arsip baru, di komplek perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel belum rampung, maka kita maksimalkan gedung yang lama”, ungkap Hj. Nurliani, Kepala Dispersip Kalsel, melalui siaran persnya kepada jurnalkalimantan.com, senin (14/09/2020).

Hasilnya, fasilitas dan sarana prasarana di Depo Arsip yang lama, telah memenuhi standar, dengan dibangunkannya tangga darurat, sehingga arsip yang tersimpan bisa cepat diselamatkan. “Kami sudah memenuhi sarana prasarana yang dipersyaratkan, sesuai standarisasi Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia,” tambah Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan Dispersip Kalsel, Alfazi.

Selain itu, Depo Arsip ini juga akan memikiki peralatan pendeteksi asap, yang saat ini masih dalam proses pengadaan, dan akan dipasang sebelum akhir tahun, “Fasilitas pendingin ruangan standar 20 derajat celsius yang dulu belum ada, sekarang sudah dipasang di seluruh ruangan. Kecuali peralatan pengukur suhu dan kelembaban yang masih dalam proses pengadaan,” ujar Alfazi.

Selain semua fasilitas ini, gedung Depo Arsip lama juga dilakukan perawatan minimal 6 bulan sekali, berupa penyemprotan cairan khusus, atau fumigasi, untuk mencegah kerusakan arsip. Depo Arsip lama ini sedikitnya bisa menyimpan 10 ribu lebih arsip dalam 6 ribu lebih boks.

jurnalkalimantan.com