Dispersip Kalsel Literasi Digital ‘Bertani Asyik’ Usaha Hidroponik Generasi Millineal

Talkshow virtual generasi millenial ‘Bertani Asyik’ Dispersip Kalsel sajikan teknik dasar hidroponik dan peluang usaha di tengah pandemi. Literasi digital gelaran Dinas Perpustakaan dan Kerasipan (Dispersip) Kalsel menyasar generasi muda yang berminat mengembangkan bidang pertanian sebagai peluang usaha.

Talkshow virtual ini mengangkat tiga topik yakni teknik dasar hidroponik disampaikan Ketua Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr Joko Purnomo SP MP.

Topik lainnya, Edible Flower dari Owner Ijo Hydro dan pengusaha Edible Flower Bandung Eva Lasti Apriyani Madarona, serta peluang usaha hidroponik diulas owner dr Farm Hidroponik Pelaihari dr Toto Tri Hartanto. “Generasi millenial bidang pertanian tak hanya sekedar bertani, namun juga dituntut cerdas berwirausaha tani dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Ketua Prodi Agronomi Fakultas Pertanian ULM Banjarmasin, Dr Joko Purnomo SP MP.

Karena itu memang perlu ditumbuhkembangkan minat generasi millenial agar tertarik menjalani usaha sektor pertanian. Sehingga mendorong regenerasi petani yang menjadi salah satu faktor kunci kemajuan dan modernisasi pertanian.

Melalui regenerasi, penggarapan lahan, proses produksi, dan agrobisnis yang dijalankan kaum millenial yang bekerja lebih produktif dan efisien memanfaatkan teknologi digital maka pertanian akan semakin maju. “Hari ini kita bicara pertanian yang maju mandiri dan modern. Kita saat ini dihadapkan paradigma baru yakni awan digital (cloud digital) dan anak millenial yang menghubungkan awan digital dengan pertanian, maka dunia dalam genggaman,” ungkapnya.

Oleh karena itu, diharapkan generasi millenial Banua cerdas dan jeli dalam mencari peluang bisnis, bagi mereka yang telah terjun dan mencintai dunia pertanian akan makin menguasai pengembangan pertanian mulai dari hulu sampai hilirnya.

kanalkalimantan.com