Dispersip Kalsel Lakukan Pemusnahan Sebanyak 7.026 Berkas Arsip Lawas

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel kembali melakukan pemusnahan arsip lawas sebanyak 7.026 berkas. Menurut Plh. Kepala Dispersip Provinsi Kalsel M Ramadan, 7.026 arsip yang telah dimusnahkan berasal dari 5 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dati I Kalsel, yaitu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP-7), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan, serta Dinas Kesehatan.

“Memang ini sudah menjadi tugas pokok dan fungsi Dispersip untuk menghapuskan arsip yang sudah habis masa penyimpanannya,” katanya.

Pemusnahan arsip sendiri dilakukan berdasarkan penilaian kebutuhan arsip. Atau bisa juga karena dinas atau badan yang bersangkutan telah dihapuskan, sehingga arsip yang tersimpan dan tidak terpakai lagi ini dimusnahkan.

“Semisal halnya BP-7, badan atau lembaga tersebut sudah tidak ada lagi, sehingga arsipnya dari tahun 1979 sampai 2005 yang sebanyak 1.468 berkas kami musnahkan hari ini,” tambahnya.

Ada pun untuk limbah arsip yang dimusnahkan akan dikelola oleh bagian arsiparis Dispersip Kalsel Karena sudah tidak dimanfaatkan dan dipakai.

“Kalau ditotal Dispersip Kalsel telah melakukan pemusnahan arsip sebanyak 16 kali sejak tahun 2002 hingga 2021 dengan total arsip yang dimusnahkan sekitar 47.172 berkas,” tukasnya.

Sumber : borneotrend.com