Dispersip Kalsel Lakukan Pembenahan guna Menyongsong ‘New Normal’

Dalam menyongsong tatanan kehidupan yang baru atau ‘new normal’ di Bumi Lambung Mangkurat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pembenahan terhadap beberapa aspek dari layanan Perpustakaan. Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie mengatakan, pembenahan tersebut dilakukan pada sistem pelayanan pengunjung saat penerapan ‘new normal’.

Pasalnya, dengan diberlakukannya salah satu upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 itu pihaknya akan membatasi jumlah pengunjung di Perpustakaan Palnam. “Tempat duduk dan antrian pengunjung juga telah diatur dengan sedemikian rupa agar sesuai dengan jarak yang ditentukan dalam protokol kesehatan. Termasuk di meja sirkulasi maupun layanan keanggotaan,” ucapnya pada awak media melalui keterangan tertulisnya, Minggu (31/05/2020) pagi.

Sehingga, jika terjadi pelonjakan jumlah pengunjung, maka petugas Perpustakaan akan mengarahkan agar mereka hanya melakukan peminjaman buku kemudian dibawa pulang ke rumah. “Atau bisa juga membacanya di gazebo yang sudah kita siapkan di taman milik Perpustakaan,” tambahnya. Wanita yang akrab disapa Bunda Nunung itu menjelaskan, pembatasan kunjungan yang diterapkan oleh pihak perpustakaan itu agar tidak terjadi kepadatan atau konsentrasi massa di ruang baca. “Kita hanya menerima satu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) per harinya. Intinya kita tidak mengejar target jumlah pengunjung,” lugas mantan Kepala Perpustakaan Kota Banjarbaru itu.

Ia melanjutkan, aturan baru ini akan diterapkan, saat layanan perpustakaan dibuka ketika kenormalan baru (new normal) diberlakukan. “Tentunya setiap orang yang mengunjungi perpustakaan hatus disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan,” tambahnya. Kendati demikian, Bunda Nunung belum bisa memastikan kapan layanan perpustakaan kembali buka, hanya saja jajarannya sudah menyatakan siap kembali membuka pelayanan perpustakaan di Perpustakaan Palnam. “Kapanpun dimulai pemberlakuan kenormalan baru tidak masalah. Yang penting kita sudah bergerak dan siap menyongsong kenormalan baru,” tegas Bunda Nunung. Ia menambahkan, saat ini pihaknya juga telah melakukan penataan dan perbaharuan koleksi buku, membersihkan fasilitas perpustakaan seperti gazebo, sofa dan lain-lain. “Itu semua demi kenyamanan pengunjung dalam menikmati suasana membaca di Perpustakaan,” pungkasnya.

wartaniaga.com