Dispersip Kalsel Gunakan Hand Sanitizer Produksi Banua Sendiri

Tidak hanya berkunjung ke sentra pengembangan florikultura, Kampung Bunga Desa Jingah Habang Ilir Kecamatan Karang Intan, kabupaten Banjar, Senin (10/8) kemarin. Kepala Dinas Perpustakaan dan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Nurliani justru membawa pulang hand sanitizer produksi rumah tangga yang tergabung di kelompok Tani Bina Bersama desa setempat. Tak tanggung-tanggung, produk olahan para petani bunga ini langsung ditempatkan di setiap ruangan perpustakaan Pal Nam yang Ia pimpin. “Di mana-mana, di setiap ruangan kita sediakan hand sanitizer olahan para petani bunga dari Desa Jingah Habang Ilir Kecamatan Karang Intan,” jelasnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (12/8).

Bunda Nunung (sapaan akrab Nurliani) sangat merasa bangga bisa menggunakan produk olahan banua sendiri. “Mungkin kami satu-satunya SKPD provinsi yang menggunakan produk olahan banua sendiri, kami harap yang lain juga dapat mengambilnya dari desa jingah habang ini bila perlu hand sanitizer,” harapnya.

Diungkapkan Bunda Nunung, keperluan akan hand sanitizer oleh pihaknya cukup banyak. “Kami ingin di setiap sudut ruangan, ada hand sanitizer. Bukan hanya di Pal Nam, tapi juga di kantor depo di Banjarbaru,” ucapnya.

Ia juga berharap, dengan menggunakan hasil produk olahan banua sendiri, dapat membantu meningkatkan perekonomian petani bunga banua.

abdipersadafm.co.id