Dispersip Kalsel Gelar Simulasi Penanganan Kesehatan Di Lingkungan Perpustakaan Palnam

Wakil ketua DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Syaripuddin menyarankan untuk menyiapkan tenaga medis yang berjaga-jaga di lingkungan Dinas Perpustakaan Dan Arsip (Dispersip) Kalsel. Gayung bersambut, saran dari wakil ketua DPRD ini ditindaklanjuti secara serius, jajaran staf Dispersip Kalsel langsung belajar penanganan penanganan kesehatan dasar.

Kadispersip Kalsel Nurliani Dardie mengatakan staf pelayanan perpustakaan mengambil langkah jangka pendek dengan memberikan simulasi paparan tentang penanganan apabila ada karyawan atau pengunjung yang mendadak sakit. “Dalam hal ini mendadak serangan jantung atau pingsan dan demam Bagaimana penanganan terkait keluhan karyawan atau pengunjung dan Pihak mana yang harus dihubungi untuk tindakan pertolongan pertama,” kata Bunda Nunung sapaan akrabnya kepada Jejakrekam, Jum’at (5/6/2020).

Bunda Nunung mengatakan staf perpustakaan belajar tentang penanganan kesehatan melalui literasi video melalui YouTube, selanjutnya tentang bagaimana keselamatan kerja karyawan di lingkungan dinas perpustakaan seandainya terjadi musibah konsleting listrik maupun terjadi kebakaran di linfkungan kerja. “Kita juga menentukan pihak mana untuk yang harus menghubungi pemadam kebakaran ketika terjadi musibah dan mengamankan diri masing-masing pada titik kumpul yang telah ditentukankan,” kata mantan Kadispersip Banjarbaru ini.

Dia mengatakan dalam paparan ini dipandu oleh staf dinas perpustakaan yang berlatar belakang sarjana kesehatan masyarakat yaitu Husnul Khatimah,untuk memberikan paparan tersebut sehingga bisa lebih detail keilmuannya kepada karyawan Dispersip, jika terjadi sesuatu terhadap karyawan maupun pengunjung. “Dan dalam jangka waktu menengah kita menyiapkan ruangan khusus bagi pengunjung yang sakit semacam klinik,” tandas Bunda Nunung.

jejakrekam.com