Dispersip Kalsel Bantu Tingkatkan Keterampilan ABK Pasca Sekolah

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan (Dispersip Kalsel) berupaya meningkatkan keterampilan kewirausahaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pascasekolah melalui keterampilan ecoprint. Acara yang dilaksanakan secara virtual ini dilaksanakan pada Kamis (17/8) pukul 08.30 WIB/09.30 WITA/10.30 WIT.

Muhammad Syaripuddin, Wakil Ketua DPRD Kalsel, menjadi Keynote Speaker pada talkshow virtual yang diisi oleh guru SLB sekaligus pemilik UMKM Teras Ecoprint Faizah Abdiah sebagai narasumber.

Kegiatan yang mengundang 1.000 partisipan itu dibuka Sekretaris Dispersip Kalsel M Ramadhan dengan moderator Martha Krisna–pelaku UMKM yang juga pemilik Galleria Kriya.

Menurut Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani, talkshow virtual ke-14 yang digelar Dispersip Kalsel ini merupakan bentuk kepedulian terhadap ABK yang telah menyelesaikan sekolah untuk menambah keterampilan mereka. “Minimnya lapangan kerja menyerap lulusan SLB atau ABK serta minimnya keterampilan kerja mereka menjadi latar belakang dibuatnya kegiatan Basic Kompetensi Kewirausahaan Penyandang Disabilitas,” ucapnya.

Ia mengatakan, Baskom KPD menjadi satu wadah yang memberikan bekal keterampilan bagi anak berkebutuhan khusus pascasekolah pada jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dijalani sesuai pendidikannya. Ia melanjutkan, setiap ABK memiliki perlindungan kesempatan kerja sebagaimana tercantum dalam UU nomor 13 tahun 2003 pasal 5 dan secara tegas disebutkan dalam pasal 28.

Bunyi pasal menyebutkan setiap pengusaha harus mempekerjakan sekurang-kurangnya 1 penyandang cacat yang memenuhi persyaratan jabatan dan kualifikasi pekerjaan untuk setiap 100 orang pekerja pada perusahaannya “Namun sayang, UU ketenagakerjaan tersebut kurang terimplementasi dengan baik di lapangan karena masih kurangnya kepedulian disamping masih minimnya keterampilan yang dimiliki ABK pasca menyelesaikan sekolahnya,” tutupnya.

banaranmedia.com