Dispersip Gelar Workshop Perpustakaan

Meningkatkan minat baca dan pengembangan layanan perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kasel gelar workshop bagi pejabat, pustakawan dan pengelola perpustakaan se Kalsel.

Workshop yang mengusung tema: “Manajemen Perpustakaan Berbasis Informasi Teknologi”  dihelat selama 2 hari, 24 hingga 25 Februari di Ballroom Hotel Rattan Inn. Menggaet dua pejabat Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI sebagai narasumber, workshop diikuti 75 perserta.

Menurut Kadispersip Kalsel, Hj Nurliani, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini sebagai bentuk pengembangan layanan perpustakaan dimasa teknologi yang kian pesat.

“Di era industri 4.0, teknologi berkembang cepat. Karena itu, kita mengakomodir kaum milenial agar meningkatkan minat baca dan menyukai dunia perpustakaan,” jelas Bunda Nunung, sapaan akrabnya, Selasa (23/2).

Perpustakaan daerah, sambung Bunda Nunung, sudah saatnya berubah dari sistem konvensional ke sistem digital berbasis informasi teknologi.

“Perubahan itu tidak hanya dari sisi manajemen perpustakaan saja, namun juga dari kinerja pustakawan pula,” katanya.

Mencerdaskan kehidupan bangsa, lanjut Bunda Nunung, salah satu tujuan didirikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Begitupun dengan pendidikan, merupakan hak untuk seluruh anak bangsa, baik pendidikan melalui jalur formal maupun pendidikan sebagai sektor prioritas dalam pembangunan.

Oleh sebab itu, perpustakaan daerah di Kalsel diharapkan lebih meningkatkan layanan dengan mengusulkan kegiatan kegemaran membaca dan pengembangan layanan perpustakaan dari alokasi dana APBD masing-masing dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpusnas RI, sesuai dengan program kegiatan perpustakaan yang merupakan urusan wajib non pelayanan dasar dengan rumpun pendidikan.

Sumber : Banuapost.co.id