Dispersip Diskusikan Buku Tatarang Tangguk

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel gelar talkshow virtual  diskusi “Buku Tatarang Tangguk Masa Depan Paribahasa Banjar”

Menurut Kadispesip Kalsel, Dra Hj Nurliani Dardie, talkshow ini merupakan upaya dispersip mempromosikan budaya lokal serta penulis lokal Kalsel dengan mengangkat tema kearifan lokal Masyarakat Banjar. “Sesuai amanah UU RI No. 13/2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, yang merupakan hasil budaya bangsa memiliki peran penting sebagai salah satu tolak ukur kemajuan intelektual bangsa,” ucapnya ketika membuka talkshow virtual, Jumat (14/8) siang.

Sementara tujuan digelarnya talkshow, guna memperkuat, menghidupkan, melestarikan budaya peribahasa literasi serta ungkapan Banjar dengan menggali dan menyampaikan pikiran sebagai tradisi intelektual agar tidak tergerus perubahan zaman. Dalam kegiatan kali ini, dispersip menggaet Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, sekaligus penulis, Noorhalis Majid, sebagai narasumber.

Selain itu ada juga Jamal T Suryanata, seorang penulis buku sastra yang juga budayawan, serta Hj Ida Komalasari, dosen dasn penulis kebudayaan Banjar. Noorhalis Majid mengatakan, perpustakaan memberi wadah bagi pengembang literasi dan budaya. Karena di zaman sekarang, cukup sulit mencari penulis budaya. “Di Banua kita dalam setahun, lima orang penulis saja sulit didapat. Berbeda dengan Yogya dan Bandung, disana banyak sekali penulis,” ujar Noorhalis seusai acara.

Ia berharap apresiasi untuk penulis budaya Banjar tidak hanya diberikan dispersip, tetapi juga Dinas Pariwisata dan Pendidikan. “Pemerintah provinsi melalui dispersip memberikan apresiasi dalam bentuk kegiatan seperti ini. Saya berharap dinas-dinas lain juga mendukung. Karena kalau ini dilakukan terus, akan memotivasi para penulis di daerah.” katanya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata keterlibatan dispersip dalam rangka mendukung salah satu misi rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020-2024, SDM Unggul Indonesia Maju.

Juga sesuai dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel 2016-2021, yaitu “Kalsel Mapan (Mandiri dan Terdepan) Lebih Sejahtera, Berkeadilan, Berkelanjutan, Berdikari dan Berdaya Saing” serta Aksi Nyata Gerakan Kalimantan Selatan Membaca yang dicanangkan H Sahbirin Noor pada 31 Maret 2017 lalu.

banuapost.co.id