Dispersip Buka Kembali Perpustakaan

Setelah ditutup kurang lebih 3 bulan karena pandemi Covid-19, akhirnya perpustakaan beroperasi kembali. Mulai Senin (6/7) mendatang, wadah baca berbagai jenis buku milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, baik di Jl A Yani Km 6 dan Jl Piere Tendean, kembali membuka layanan serta pinjam buku.

Meski demikian, layanan dimasa pandemi ini tetap dilakukan dengan pembatasan jumlah hanya 100 orang per hari. Sementara waktu berkunjung, selama enam jam dengan jadwal Senin sampai Kamis sejak pukul 09:00 hingga 15:00 Wita. Selanjutnya Jumat hanya tiga jam, pukul 08:30 – 11:30 Wita. am). Sedang Sabtu, Minggu dan libur nasional, tidak melakukan layanan publik.

Pengunjung diwajibkan mengikuti seluruh protokol kesehatan yang berlaku guna mencegah penyebaran Covid-19. Harus dalam keadaan sehat ketika berkunjung, menggunakan masker, suhu tubuh tidak melebihi 37,5 derajat celcius. Mencuci tangan memakai sabun sebelum masuk dan sesudah keluar gedung layanan di wastafel yang telah disediakan. Termasuk menjaga jarak duduk saat membaca.

Menurut Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, dibukanya kembali layanan setelah surat permohonan pembukaan layanan perpustakaan sesuai protokol Covid kepada sekdaprov yang juga Ketua TGTP2 Covid-19 Kalsel, disetujui. “Dibukanya kembali layanan, karena ada desakan kebutuhan akan buku dan sumber referensi bacaan dari kalangan pelajar, mahasiswa serta pemustaka lainnya,” jelas Bunda Nunung, sapaan akrabnya. Kebutuhan akan buku bacaan di perpustakaan, sambungnya. Sudah lama dinantikan para pelajar termasuk kalangan mahasiswa serta pemustaka.

Meski dibatasi dengan jumlah 100 pengunjung setiap hari serta jam dibatasi, Bunda Nunung berharap pengunjung tetap mentaati peraturan protokol kesehatan. Sehingga perpustakaan tetap menjadi tempat yang aman bagi pustakawan dan pemustaka dimasa pandemi ini. “Semoga dengan pembukaan layanan perpustakaan ini, pemustaka tetap taat pada peraturan sesuai dengan aturan protokol kesehatan, serta sebagai penghapus lara romantisme ke perpustakaan,” imbuhnya.

banuapost.co.id