Dispersip bedah buku karya Rektor UIN Antasari Banjarmasin

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar bedah buku spesial karya penulis Banua yang juga Rektor Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin Prof Dr Mujiburrahman.

Kepala Dispersip Kalsel Nurliani dalam siaran pers diterima Antara, Senin mengatakan, pihaknya kali ini khusus membedah buku karya penulis Banua setelah sebelumnya mengupas buka penulis berlabel nasional.  “Buku karya Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin Prof Dr Mujiburrahman yang siap dibedah berjudul “Jalan Tengah, Renungan Budaya dan Politik di Era Ekstrem”,” ujarnya.

Ia mengatakan, buku yang diterbitkan tahun 2019 lalu akan dikupas tuntas melalui penyelenggaraan acara bedah buku oleh Perpustakaan Palnam pada tanggal 8 September 2020 pukul 10.00 WITA dalam bentuk talkshow virtual.  Ditekankan, Dispersip Kalsel sudah cukup sering mengadakan bedah buku penulis-penulis nasional sehingga kali ini secara khusus menggelar bedah buku karya penulis Banua seperti Prof Mujiburrahman.
“Sangat aneh kalau kami belum pernah menyelenggarakan bedah buku karya penulis banua seperti Prof Mujiburrahman. Padahal buku beliau juga menasional bahkan mendunia,” ucap Bunda Nunung sapaan Nurliani.

Menurut dia, buku karya Rektor UIN itu akan dipaparkannya langsung dan dikupas secara lebih mendalam oleh  narasumber yang mendampingi Ketua Program Studi Sosiologi Fisip ULM Banjarmasin Setia Budhi, PhD. Disebutkan, pihaknya sudah lama berniat mengadakan acara bedah buku Prof Mujiburrahman, termasuk buku-buku karya dosen maupun rektor di Banua Kalsel namun baru sekarang terhubung dan terjalin komunikasi.

Diharapkan, agenda kedepan bisa mengundang bedah buku karya Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Prof Dr Sutarto Hadi maupun pimpinan atau ketua perguruan tinggi lainnya. Ditambahkan, antusiasnya tanggapan Rektor UIN Antasari atas bedah buku karyanya, membuat Dipersip Kalsel bergerak cepat menyusun jadwal ditengah padatnya acara yang sudah terjadwal selama September 2020. “Kami sudah menyusun jadwal mulai tanggal 27 Agustus kemudian tanggal 1, 7, 9 dan 19 September 2020 hingga bedah buku berjudul Jalan Tengah karya Prof Mujiburrahman diselipkan tanggal 8 September,” katanya.

Lima talkshow virtual yang sudah “antri” yakni peluncuran dan diskusi buku Masjid-Masjid Bersejarah di Kalsel, Kamis (27/8) dan talkshow trend dekorasi ruangan dengan serat alami, Selasa (1/9).

Kemudian, talkshow virtual Teratai Bunga Sejuta Pesona digelar, Senin (7/9) dan talkshow Sumber Daya Ginetik (SDG) tanaman lokal serta talkshow Pekarangan Rumah Sumber Gizi Keluarga, Sabtu (19/9).

kalsel.antaranews.com