Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan Gelar Lomba Pustakawan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) provinsi Kalimantan Selatan menggelar Lomba Pustakawan Berprestasi Tingkat Provinsi.

Gelaran lomba tersebut di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan provinsi Kalimantan Selatan Hj Nurliani Dardie yang diwakili oleh Sekertaris Dispersip provinsi Kalsel DR M Ramdhan Kamis 20/5/21 yang bertempat di aula perpustakaan Kalimantan selatan Jl A Yani Km 6 Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Lomba Pustakawan Berprestasi Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tersebut diikuti oleh 14 orang pustakawan perwakilan kabupaten se-Kalimantan Selatan.

Dari ke 14 orang tersebut, 1 orang perwakilan dari Dispersip Kalsel,9 orang perwakilan dari kabupaten Hulu Sungai Utara, Tabalong, Tanah Laut, Balangan, Tapin, Banjar dan kota Banjarmasin serta 3 orang perwakilan dari Perguruan Tinggi dan satu orang lainnya dari Madrasah Aliyah Negri.

Adapun Dewan Juri terdiri dari 3 orang dengan Ketua Dr Ahmad Syawqi dari UIN Antasari Banjarmasin dibantu Laila Rahmawati SAg MPd (UIN Antasari) dan Wayan Ratmi SE Pustakawan Madya Dispersip HSU.

Kriteria penilaian lomba yaitu Pengalaman kognitif 10 persen,Portofolio 20 persen,Presentasi 35 persen dan Wawancara 35 persen.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dra Hj Nurliani Dardie yang dibacakan Sekertaris Dispersip Kalsel Dr M Ramdhan mengatakan,bahwa keberhasilan pengelolaan perpustakaan merupakan salah satu indikatornya ditentukan oleh ketersediaannya pustakawan yang berdedikasi tinggi,bekerja secara profesional dan memiliki kompetensi serta mampu memberikan layanan prima terhadap pemustaka.

“Hal ini sejalan dengan ekspektasi masyarakat terhadap perkembangan teknologi informasi yang dapat diakses kapan pun dan dimana pun seiring dengan perkembangan IT saat ini,” tandasnya.

Lebih lanjut dalam sambutannya M Ramdhan mengatakan bahwa peran pustakawan pada perpustakaan sebagai wadah penyampaian informasi perlu menggunakan berbagai kemasan informasi dengan aneka penyajian yang terbaik.

“Pustakawan adalah tenaga profesional yang merupakan bagian integral dalam proses pembelajaran dimana pun berada,baik di perpustakaan sekolah,perguruan tinggi,perpustakaan umum provinsi,kabupaten dan kota juga diberbagai perpustakaan lainnya,” imbuhnya.

Dr M Ramdhan menambahkan perpustakaan merupakan simbol peradaban sebuah kota sekaligus sebagai tempat pembelajaran,berkegiatan dan wisata literasi.oleh karenanya perlu dikelola dengan pustakawan berprestasi yang terampil dan kompeten.

“Diharapkan yang mewakili Kalsel untuk pustakawan berprestasi ingkat nasional pada bulan September 2021 mendatang dapat meraih juara sebagaimana yang pernah ditorehkan oleh pustakawan UIN Antasari Dr Syauqi 3 tahun silam,” pungkasnya.

Sumber : analisnews.com