Dinahkodai Hj. Nurliani, Kualitas Pengelolaan Arsip Kalsel Raih Predikat Sangat Baik

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menerima penghargaan kearsipan nasional kategori BB (sangat baik), pada peringkat nilai hasil pengawasan kearsipan instansi pemerintah tingkat daerah tahun 2020.
Penghargaan diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Selasa (20/4/2021).

Sebelumnya di 2019, Kalsel hanya meraih nilai 66,45 dengan predikat baik, dan akhirnya nilai tersebut meningkat di tahun ini, berkat menjalankan metode kerja di tahap lebih tinggi, yakni melibatkan pengawasan hingga audit. “Metode tersebut tingkatan penilaian paling tinggi, memang sangat baik. Kalau tahun lalu, Kalsel bisa meraih predikat baik,” ungkap Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani, melalui siaran persnya, Sabtu (24/042021).

Berdasarkan hasil catatan pengawasan kearsipan dari 2016, Kalsel berada pada nilai 41 (kategori buruk), 2017 nilai 61 (kategori cukup), 2018 nilai 66,45 (cukup), 2019 nilai 71,19 (baik), dan terakhir tahun 2020 nilai 78,14 (sangat baik). “Di tengah keterbatasan SDM dan fasilitas gedung, kita tetap berusaha. Hasilnya, pengawasan eksternal tahun 2020, ranking delapan dari 34 provinsi se-Indonesia,” ucap Bunda Nunung (sapaan akrab Kadispersip Kalsel).

Sekadar diketahui, Hj. Nurliani menahkodai Dispersip Kalsel sejak tahun 2017, yang dipercaya oleh Gubernur Sahbirin Noor untuk mendorong misi Kalsel cerdas, dan terus memberikan dampak positif untuk penguatan budaya literasi di Banua.

Sumber:jurnalkalimantan.com