Di TMMD Kodim Kandangan, Korem-Dispersip Cerdaskan Anak Pariangan

Dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 yang dihelat di teritorial Kodim 1003/Kandangan, Korem 101/Antasari gandeng  Dispersip Kalsel cerdaskan anak di Kampung Pariangan, Kecamatan Padang Batung, Hulu Sungai Selatan (HSS).

Dalam proses belajar, dispersip dan babinsa bersama-sama mengajar para anak-anak mulai dari pekerjaan rumah serta tugas yang diberikan pihak sekolah. Di TMMD kali inipun, terdapat dua sasaran. fisik dan non fisik. Namun karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, berbagai dampak terjadi di masyarakat. Salah satunya sulitnya proses pembelajaran secara daring mengingat lokasinya terisolir dan tidak tersedianya jaringan internet.

Padahal anak-anak kampung Pariangan tergolong anak yang rajin dan cerdas. Hal tersebut dibuktikan dengan antusiasnya dalam mengikuti program belajar melalui perpustakaan keliling (pusling) dispersip. “Ini kali pertama dalam pelaksanaan TMMD dimana TNl bekerja sama dengan dispersip turut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dari anak kampung yang terisolir di tengah-tengah pandemi Covid-19,” ucap Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, Senin (15/3).

Kecamatan Padang Batung sendiri merupakan daerah budaya yang tidak terlepas dari peran sejarah dalam pergerakan kemerdekaan. Karena itu di sekitar wilayah ini, terdapat jejak-jejak peninggalan ataupun benda-benda bersejarah.

Sementara Pariangan yang terletak di Desa Batu Bini, berjarak 30 km dari pusat Kota Kandangan. Kampung ini tergolong tertinggal, dengan kondisi geografis yang menyebabkan wilayah tersebut terisolir. Kondisinya makin memperihatinkan dengan insfrastruktur jalan yang hanya berupa jalan setapak untuk menghubungkan ke desa tetangga, yaitu Desa Malilingin.

Dengan luas wilayah 203,93 Km² dan jumlah penduduk 2,057 jiwa, mata pencaharian mayoritas masyarakatnya sebagai petani. Begitupun dengan latar belakang pendidikan, SD 20 persen, SMA 30 persen, PT 10 persen. Sisanya tidak tamat SD. “Dengan kehadiran Satgas TMMD ini, sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak agar tetap belajar hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Apalagi jarak menuju sekolah akan semakin dekat, sehingga tidak perlu untuk memutar menuju tempat mereka menimba ilmu,” jelas danrem.

Selain itu, sambung Pati TNI bintang satu ini, apa yang dilakukan sebagaimana UU No: 34/2004,  TNI mempunyai tugas pokok militer untuk perang dan tugas militer selain perang. “Pelaksanaan TMMD masuk dalam tugas militer selain perang, yakni membantu tugas pemerintah di daerah dilaksanakan berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara,” tegasnya.

Sumber:banuapost.co.id