Di landa Trend Berkebun, Dispersip Kalsel Akan Gelar Bimtek Online “Kelola Tanaman dengan Cinta Untuk Kebahagian”

Di tengah Pendemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan banyak negara di Dunia ini ternyata ada trend yang unik, yaitu saat daya beli masyarakat menurun dan ekonomi tidak stabil, tak disangka penjualan tanaman hias di Kalimantan Selatan malah laris manis diketahui.

Bahkan beberapa pedagang tanaman mengaku peningkatan daya beli masyarakat pada tanaman hias naik sampai 3 kali lipat dibanding sebelum pendemi.

Adapun beberapa bulan terakhir juga trend tanaman hias kembali naik, hal ini dikarenakan banyaknya warga Banua yang beraktivitas di rumah akibat pendemi dan mengurangi aktivitas di luar rumah di saat mulai memasuki new normal pada saat ini, membuat masyarakat banyak menghabiskan waktu dan membunuh kebosanan dengan merawat tanaman dari rumah.

Bunda Nunung menambahkan bahwa perpustakaan bisa berbasis inklusi sosial

Kadispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie atau yang akrab disapa Bunda Nunung mengatakan bahwa kita lihat bersama bahwa kondisi saat ini para masyarakat di Kalimantan Selatan baik perempuan atau laki-laki lagi dilanda trend berkebun. “Jadi Dispersip Kalsel beinisiatif untuk mengumpulkan para pencinta tanaman hias bergabung secara virtual dalam rangka menggelar Bimtek online atau Talkshow Virtual lagi dengan mengangkat tema “Kelola Tanaman Dengan Cinta Untuk Kebahagiaan” yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2020 mendatang,”ujarnya kepada tajam.news, Kamis (6/8).

Bunda Nunung menambahkan bahwa perpustakaan bisa berbasis inklusi sosial. Jadi Bunda berharap dengan diadakan bimtek online ini, masyarakat yang perekonomiannya yang terkena dampak pendemi ini bisa mengeluti usaha lain seperti membudidaya tanaman hias yang saat ini sangat menggiuarkan.

Memang situasi Pendemi Covid-19 membuat masyarakat lebih mudah berada pada perasaan cemas dan khawatir. Masyarakat saat ini sangat perlu mencari hal-hal positif dan aman untuk beradaptasi terhadap situasi yang tidak di inginkan. Memelihara tanaman merupakan salah satu sarana yang paling aman karena lebih berfokus pada kegiatan personal yang dilakukan secara mandiri dan menjadi salah satu cara mengalihkan rasa tidak aman.

Untuk itu, kegiatan memilihara tanaman seperti menanam, menyiram, memupuk, serta menata estetika tanaman adalah rangkaian aktifitas fisik yang melibatkan minat seseorang yang harus dilakukan saat ini. “Apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh, bisa menjadi obat sederhana untuk lebih bahagia selain juga dapat menghasilkan uang untuk membantu perekonomian masyarakat,”tambahnya.

Pada bimtek ini juga kita akan menghadirkan narasumber yang memang berpengalaman dibidangnya yaitu seorang Psikolog ternama di Kalimantan Selatan yakni Neka Erlyani, S.Psi,, M.Psi., Psikolog dan Praktisi dibidang pertanian dan juga merupakan Penelaah Difusi dan Alih Teknologi Pertania yaitu Nove Arisandi, S.P., M.P. Dari akun media sosial kedua narasumber bimtek kita kali ini sering memperlihatkan aktivitasnya dengan memelihara tanaman hias di saat pendemi dan memasuki new normal seperti ini dilihat.

“Dalam bimtek ini juga akan dihadirkan seorang Moderator yang tidak kalah keren untuk memandu jalannya acara bimtek online ini, yaitu Dr. Hilda Susanti, S.P., M.Si jabatan beliau sekarang adalah Ketua Umum Perhimpunan Hortikultura Indonesia Komda Kalimantan Selatan dan Koordinator Magister Agronomi Faperta UL,”tandas Bunda Nunung.

tajam.news