Desiminasi Pengelolaan Arsip Dinamis Pasca Bencana, Diapresiasi Wakil Ketua DPRD provinsi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi (Dispersip) Kalimantan Selatan menggelar Desiminasi Pengelolaan Arsip Dinamis di Fave Hotel Banjarbaru, Senin (5/4/2021). Kegiatan itu, menghadirkan Narasumber kegiatan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Madris, S.SOS​ Arsiparis Madya, Aris Susanto, Arsiparis Terampil, Kadir, Arsiparis Penyelia, Ramadhona Aswin,dan Arsiparis Muda. Hadir pula Kepala Bidang, Kepala Seksi, Pejabat Fungsional dan staf di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel.

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Nurliani, M.AP, menyampaikan, peserta adalah perwakilan SKPD dan Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten atau Kota. ” Desiminasi Pengelolaan Arsip Dinamis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2021 ini untuk mendukung pengelolaan arsip dinamis yang efektif dan efisien,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selasan, M Syaripuddin, yang saat itutu sekaligus membuka acara bimbingan teknis penyelamatan arsip pasca bencana, mengatakan momen itu momen baik.

Pada kesempatan yang baik itu, dia turut mengapresiasi langkah dan hasil yang telah diperoleh oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan. “Sebagaimana kita ketahui pencapaian yang baik oleh DISPERSIP Kalimantan Selatan dalam upaya pemajuan literasi di daerah, dinyatakan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan memiliki indeks pembangunan literasi tertinggi di Indonesia dengan angka 48,7,” sebutnya.

Hal ini, lanjut Bang Dhin sapaan akrbanya, menandakan masyarakat Kalsel memiliki minat baca yang tinggi. Tentunya, inj akan berdampak secara positif terhadap perkembangan dan kemajuan pendidikan.

Dia juga mengatakan Pentingnya arsip sebagai sumber informasi sudah seharusnya menjadi perhatian bagi lembaga maupun pengelola kearasipan. Maka untuk melaksanakan tugas pemerintahan dan tugas pembangunan dengan baik, perlu diusahakan peningkatan dan penyempurnaan kearsipan secara optimal agar dapat berfungsi, berdaya guna, dan bertepat guna.

Sejalan dengan hal tersebut, terobosan dan manuver yang dilakukan Dispersip Kalsel menunjukan hasil yang memuaskan. Berbagai program strategis diantaranya dilaksanakan secara tepat sasaran, seperti kegiatan hari ini yang bertujuan untuk memberikan edukasi serta pengalaman tentang pengelolaan arsip pasca bencana, terlebih Kalimantan Selatan beberapa waktu yang lalu mengalami musibah banjir besar yang tidak jarang mengakibatkan kerugian dalam pengelolaan arsip-arsip Pemerintahan. ” pencapaian yang didapat agar dipertahankan dan barangkali untuk terus ditingkatkan,” harap Bang Dhin.

Setelah membuka acara bang dhin melanjutkan kunjungan ke Depo Arsip di Belakang Kantor Walikota Banjarbaru, dan kemudian meninjau bangunan Depo Arsip Baru di Gedung Depo Arsip Pemprov Kalsel di Kompleks Perkantoran Setda Provinsi Kalsel di Banjarbaru.

Sumber:https://www.metrokalsel.co.id/