Desa Kapar Banua Pintar Kabupaten Tabalong Ikut Lomba Tingkat Nasional

Perpustakaan Desa Kapar Banua Pintar,  Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), akan mengikuti lomba perpustakaan desa tingkat nasional tahun 2020. Desa Kapar Banua Pintar, dari hasil penilaian Tim Juri Lomba Perpustakaan Desa, meraih Juara satu se Provinsi Kalsel.

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, Nurliani, Rabu (22/7/2020), perpustakaan desa  tersebut akan mempersiapkan mengikuti lomba tingkat nasional yang akan dinilai oleh tim juri dari Perpusnas RI.  Kalau untuk Kalsel, masuk dalam Kluster A (terdiri dari 14 provinsi) untuk divisitasi lagi menjadi 6 provinsi. Nantinya, diundang ke Jakarta oleh tim juri untuk presentasi pada bulan September 2020.

Terkait kriteria penilaian, tim Juri bakalan mengunjugi perpustakaan desa untuk pengelolaan perpustakaan, jumlah buku yang tersedia diperpustakaan serta apa saja judul buku yang ada, bangunan perpustakaan dan sirkulasi buku di perpustakaan desa. Perpustakaan Desa Kapar Banua Pintar mengalahkan perpustakaan desa lain. Peringkat di bawahnya adalah Cahaya Hati Desa Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut, Desa Salat Makmur Kabupaten Banjar,  Sumber Ilmu Kelurahan Paringin Timur Kabupaten Balangan, Rindang Ilmu Desa Merpura Kabupaten Kotabaru dan Al-Falah Desa Labuan Anak Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Ditempat terpisah, Arbayah, selaku Kasi Pembinaan Perpustakaan dan Ketua Tim Penilai Perpustakaan Desa, didampingi  Muhammad dan Abdillah, mengatakan, para juara mendapat sertifikat, trofi dan uang pembinaan. Juara pertama Rp 3,5 juta, juara kedua Rp 3 juta, juara ketiga Rp 2,5 juta, harapan pertama Rp 2 juta, harapan kedua Rp 1,5 juta dan harapan Ketiga Rp 1 Juta. Pengelola perpustakaan desa yang menjadi juara mewakili Kalsel, telah diminta untuk lebih giat memperbaiki kekurangan.

Sehingga saat tim juri Perpusnas RI datang, dapat direkomendasikan menjadi 6 besar di Kluster A. Sedangkan untuk yang belum Juara, diminta agar tetap semangat dan berlanjut meningkatkan pelayanan perpustakaan desa untuk lebih baik lagi.

Dengan pembinaan dari perpustakaan kabupaten/kota setempat, perpustakaan desa telah bertranformasi berbasis inklusi sosial sebagai tempat belajar dan berkegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

banjarmasin.tribunnews.com