Depo Arsip Musnahkan Arsip Kadaluarsa

Sebanyak 7.026 berkas arsip yang kadaluarsa dimusnahkan Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel.

Pemusnahan arsip yang digelar di Kantor Depo Arsip Dispersip Kalsel, dihadiri Sekdako Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi, dan perwakilan dari instansi asal arsip yang dimusnahkan tersebut, Rabu (5/5).

Adapun arsip yang dimusnahkan tersebut berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Dati I Kalsel, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Provinsi Dati I Kalsel, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Dati I Kalsel, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Dati I Kalsel, dan Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila Provinsi Dati I Kalsel.

Plh Kepala Dispersip Kalsel M Ramadhan mengatakan, ada lima SKPD yang arsip kadaluarsanya dimusnahkan, dengan total sebanyak 7.026 berkas arsip.

Ramadhan menjelaskan, pemusnahan arsip yang kadaluarsa ini merupakan tugas pokok Depo Arsip Dispersip Kalsel. “Pemusnahan ini sudah 16 kali dilakukan,” ucapnya.

Sekdako Banjarbaru H Said Abdullah mengapresiasi yang dilakukan Depo Arsip Dispersip Kalsel yang telah melakukan pemusnahan arsip yang kadaluarsa.

Menurutnya, pemusnahan arsip ini melalui proses yang panjang, dengan melakukan pemilahan terhadap arsip-arsip yang jumlahnya sangat banyak.

“Arsip yang akan dimusnahkan harus melalui seleksi yang ketat yang dilakukan para pegawai yang berpengalaman,” katanya.

Meskipun dari Banjarbaru tidak ada arsip yang dimusnahkan, langkah yang dilakukan Depo Arsip Dispersip Kalsel patut dicontoh.

Sumber : matabanua.co.id