Demi Hibur Anak-Anak Korban Banjir, Dispersip Terjun Kepelosok Desa

Wujud kepedulian terhadap korban banjir, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bergerak ke semua daerah terdampak.

Bukan hanya membawa bantuan, Tim Dispersip juga membawa sebuah keceriaan terhadap warga dan anak-anak korban salah satunya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Rombongan mulai bertolak dari Banjarmasin, Selasa (2/2/2020) dan di sana Tim Dispersip Peduli mendapat arahan setelah sempat bertamu dengan Dandim 1002 / Barabai, Letkol Infanteri Muh. Ishak H. Baharuddin, di markasnya.

Tiga kelompok pun dibentuk Tim Dispersip Peduli untuk menyasar sejumlah desa yakni Desa Alat dan Bulayak di Kecamatan Hantakan, serta Desa Baru di Kecamatan Batu Benawa.

“Sengaja membagi tim agar lebih efektif karena masih ada beberapa titik lokasi yang harus dikunjungi untuk menyalurkan bantuan dan menghibur anak-anak korban banjir,” Kata Kadispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie.

Tak ayal kehadiran Tim Dispersip pun disambut sangat antusias dari anak anak korban banjir disemua wilayah yang telah di datangi.

“Alhamdulilah, badut-badut karakter dari Dispersip Kalsel bisa hadir di tengah-tengah mereka. Melihat antusias dari anak-anak, dapat terlihat dari raut wajah anak-anak yang bergembira riang, menikmati pertunjukan dongeng, menyanyi dan menari bersama, atraksi badut,” ujar Nurliani.

Meski ada daerah yang tak sempat di datangi, seperti desa Arangani, karena sulitnya akses untuk kendaraan roda 4 namun pihaknya masih bersyukur bisa mnyampaikan amanah beruoa bantuan dari Presiden Jokowi dan Gubernur Kalsel.

“Ya cukup disayangkan kita tidak bisa ke sana, ya untuk kedepannya untuk mengatasi hal seperti ini, kita bisa bawa kendaraan trail, biar bisa sampai ke semua titik yang telah direncanakan,” ucap Kadispersip Kalsel.

Tak lupa doa pun dipanjatkan untuk korban banjir di wilayah HST agar tetap semangat dan bisa bangkit kembali karena bencana banjir ini.

Semoga kegiatan ini  bermanfaat bagi korban yang terdampak dari banjir ini, sehingga niat tim Dispersip Peduli dalam kegiatan ini tidak sia-sia,” pungkas Bunda Nunung.

Sementara meminjam data dari Dinas Komunikasi dan Informatika HST pada tanggal 27 Januari 2021, fasilitas selain umum dan jembatan yang rusak, terdapat 191 rumah hilang, dan 3.242 rumah rusak akibat banjir bandang.

Sumber : rri.co.id