Cerianya Anak-anak Dapatkan Buku Gratis di Palnam Book Super Sale, Ada 1.000 Buah!

Palnam Book Super Sale (PBSS) yang digelar di Perpustakaan Kalsel Jalan Ahmad Yani Km 6, Banjarmasin, resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Gusti Burhanuddin, Sabtu (2/12/2017).

Pembukaan ditandai pengguntingan untaian melati yang didampingi Staf Ahli Pembangunan dan Ekonomi Pemprop Kalsel Hermansyah serta Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani Dardie.

Dikatakan Burhanddin dalam sambutan mewakili gubernur Kalsel, budaya baca harus digencarkan untuk mencetak kualitas sumberdaya manusia yang handal di tengah persaingan ketat dan perkembangan teknologi.

“Pemerintah menyediakan bahan buku bacaan murah sebagai upaya meningkatkan minat baca. Hendaknya acara ini rutin digelar agar dunia baca meningkat dan membentuk budaya literasi. Mari semua komponen masyarakat turut berperan,” ujarnya.

Hadir pula Kepala Dispersip HSS dan Kepala Dispersip Tabalong, para seniman dan sastrawan dari Batola di antaranya Ahmad Agar Ajang. Kemudian insan Taman Budaya Kalsel.

Tak ketinggalan ratusan mahasiswa STKIP PGRI Banjarmasin yang hadir bersama para kepala program studi masing-masing.

Sementara itu PAUD Citra Indonesia Banjarbaru tampil memukau saat pembukaan, dengan berbagai talenta.

mereka berjoget riang yang juga diikuti Bunda Nunung, panggilan akrab Noorliani Dardie.

Acara semakin terhibur dengan aksi bunda Nunung didamping Enik Mintarsih memimpin senam jari diikuti oleh undangan. Selain itu ada acara lomba mewarna dan menggambar.

Selain itu pula sejumlah anak-anak PAUD asyik memilih puzzle dan buku di stan.

PBSS yang hadir sejak 27 November akan berakhir pada 31 Januari 2018.

Bazaar buku murah tersebut menyajikan ribuan buku yang didatangkan dari Yogyakarta dan Jakarta sebanyak dua kontainer.

Buku murah itu jadi buruan para dosen, mahasiswa dan masyarakat, meski buku stok lama namun kualitasnya masih bagus.

Dikatakan Bunda Nunung, mereka juga bagi-bagi 1000 buku gratis untuk anak-anak PAUD, TK dan panti asuhan se-Kalsel.

“Satu anak berhak memilih satu judul buku bacaan. Harapannya dapat meningkatkan minat baca mereka,” jelasnya.

Menurut Bunda Nunung, apabila animo masyarakat terus membludak mencari buku, ada kemungkinan PBSS 2017 waktunya akan diperpanjang.

 

Sumber :  Banjarmasin Post