Cegah Kerusakan, Dispersip Kalsel Lakukan Fumigasi Arsip

Mencegah adanya kerusakan arsip yang disimpan di Depo Arsip Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel mengambil langkah fumigasi arsip. Tindakan ini sendiri sudah dimulai sejak Senin (13/7/2020) kemarin.

Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie memaparkan, fumigasi arsip adalah tindakan preservasi kuratif terhadap faktor biologi atau organisme yang dapat merusak arsip.

Caranya, dengan dengan menggunakan fumigasi di dalam ruangan yang kedap gas udara pada suhu tekanan tertentu.

“Waktu pengerjaannya memakan waktu selama 13 hari ke depan,” kata Kadispersip Kalsel kepada awak media, Selasa (14/7/2020) siang.

Ia menambahkan, manfaat fumigasi terhadap arsip adalah untuk mengendalikan hama-hama perusak arsip. Antara lain kutu buku, rayap, hama tikus, hama serangga, serta hama perusak arsip lainnya.

“Fumigasi arsip wajib dilaksanakan minimal 1 kali dalam setahun. Guna menjaga keselamatan arsip dari kerusakan yang disebabkan oleh hama perusak arsip,” pungkas Bunda Nunung –biasa disapa-.

kanalkalimantan.com