Bulan Ramadan, Dispersip Kalsel Fokus Siapkan Pemusnahan Ribuan Arsip

Bulan puasa tahun 1442 Hijriah kali ini, dimanfaatkan Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk kembali melakukan penyusutan arsip pada Depo Arsip.

Pemusnahan akan menyasar ribuan arsip pada 5 Satuan Kerja Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, yakni Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan, Dinas Kesehatan, serta Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, sebanyak 7.147 berkas arsip usul musnah, dan arsip usul permanen sebanyak 4.316 berkas. “Pemusnahan arsip ini kita lakukan yang kesekian kalinya, rutin, bahkan ada yang dua kali dalam setahun, terutama sejak saya menahkodai Dispersip,” ungkap Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani, melalui siaran persnya, Rabu (14/04/2021).

Arsip yang bakal dimusnahkan merupakan dokumen yang telah lewat masa usia atau masa retensinya, seperti salinan keuangan masa retensinya 10 tahun dan arsip kepegawaian 5 tahun. “Surat Persetujuan Pemusnahan Arsip dari Arsip Nasional RI baru kita terima, tinggal proses SK pemusnahan dari gubernur,” tambah Kepala dinas.

Pemusnahan ini dilengkapi dengan berita acara pemusnahan, sebagai bukti akuntabilitas kinerja kearsipan, dan pemusnahan telah dilakukan secara prosedural, karena berdasarkan Pasal 86 Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009, pemusnahan arsip tidak sesuai prosedur akan kena sanksi pidana penjara 10 tahun. Pemusnahan direncanakan berlangsung pada Mei mendatang.

Sebelumnya pada 2020 lalu, Dispersip Kalsel juga telah memusnahkan 48.000an berkas, yang merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah pemusnahan arsip di Kalsel.

Sumber:jurnalkalimantan.com