Buku Masjid Masjid Bersejarah Di Kalsel Akan Didiskusikan

Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan (Dispersip) Kalimantan Selatan kembali akan menggelar diskusi dan bedah buku “Masjid-masjid Bersejarah di Kalimantan Selatan” karya Aliansyah Jumbawuya dan Ahmad Barjie secara virtual pada Kamis (27/8/2020) mendatang.

Kadispersip Kalsel Nurliani Dardie mengatakan kegiatan tersebut guna mengangkat khazanah budaya lokal melalui medium buku dan diskusi. “Kalau tahun-tahun sebelumnya pihaknya menerbitkan buku Aneka Kuliner Khas Kalimantan Selatan dan Mozaik Sejarah Banjar, kali ini tentang masjid-masjid tua yang memiliki nilai historis panjang,” kata Bunda Nunung sapaan akrabnya, Selasa (18/8/2020).

Bunda juga mengatakan dengan peluncuran dan diskusi buku ini, khalayak luas khususnya generasi muda Kalsel bagaimana kegigihan masyarakat masa lalu dalam mengupayakan berdirinya sebuah masjid. Kendati di tengah serba keterbatasan dana dan peralatan teknologi pada masanya. “Termasuk berbagai cerita kekeramatan yang menyertai proses awal pembangunan maupun setelah berdirinya masjid, menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca,” ucap Bunda Nunung.

Buku tersebut akan diulas Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalsel HM Fadhly Mansoer MM, dengan moderator Randu Alamsyah. Bedah buku yang diselenggarakan tersebut juga sebagai peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah.

kalimantanpost.com