Bimtek Pendataan Perpustakaan Sekolah, Target Peningkatan Akreditasi Perpustakaan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pendataan perpustakaan sekolah SMP dan SMA/sederajat se Kalimantan Selatan selama dua hari, Senin (2/3/2020) hingga Selasa (3/3/2020). Bimtek berlangsung di Ballroom Calamus II Hotel Rattan Inn Banjarmasin, dan dihadiri langsung oleh Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando.

Kepala Dispersip Kalsel dra Hj Nurliani Dardie mengungkapkan, pihaknya perlu melakukan pendataan yang valid tentang keberadaan perpustakaan yang ada di Kalsel. Kendati datanya sudah dikantongi, Bunda Nunung –sapaan akrabnya- mengakui, perlu ada verifikasi agar perencanaan perpustakaan lebih tepat.

Diakui Bunda Nunung, bimtek ini sebenarnya tidak perlu dihadiri oleh Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando, namun cukup dihadiri kepala pusat. Hanya saja, karena atensi beliau yang cukup tinggi terhadap keberadaan perpustakaan di Kalsel, Syarif Bando pun berkenan hadir.

Ada berapa peserta yang mengikuti bimtek ini? “Pesertanya yaitu kepala sekolah dan pengelola perpustakaan sekolah se Kalsel. Terutama, SMP dan SMA/sederajat,” kata Bunda Nunung.

Di sela bimtek, menurut Bunda Nunung, ada perwakilan dari Dispersip Kabupaten Banjar Yasna Khairina yang diminta hadir pada bimtek. Mengapa? “Karena ada penyerahan sertifikat akreditasi,” tambahnya.

Lanjutnya, di tahun 2019 yang mendaftar sertifikasi perpustakaan ada 23 perpustakaan. Sementara, yang lulus akreditasi nilai A hingga C sebanyak 19 perpustakaan. “Sisanya masih ada yang belum sesuai standar nasional perpustakaan,” lugasnya.

Pihaknya berharap, secara bertahap akan mengadakan pembinaan. Agar, peserta yang belum mengikuti sertifikasi dapat mengikutinya. Apalagi, yang masih memperoleh akreditasi nilai B dan C, tentunya supaya dapat meningkatkan sertifikasi perpustakaan.

“Bahwa harus ada standar perpustakaan nasional baik dari segi pengelola, koleksi maupun sarana dan prasarana. Jadi tidak hanya sekadar perpustakan, tetapi ada standar tertentu,” sebut Bunda Nunung.

Dalam bimtek ini, tentunya dipaparkan standar perpustakaan agar peserta mengetahui standar-standar perpustakaan nasional. “Pada kesempatan ini kami berikan bahwa standar nasional perpustakaan itu ada beberapa persyaratan terutama sarana dan prasarana, pengelolaannya, koleksinya dan lain-lain,” tandasnya.

kanalkalimantan.com