Bimtek Kelola Tanaman Jadi Spirit Pecinta Tanaman Hias

Bimbingan teknis virtual yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan diharapkan mampu menambah spirit (semangat) pecinta tanaman hias terutama ditengah pandemi COVID-19.  “Acaranya luar biasa dan semoga menjadi spirit bagi pecinta tanaman hias untuk menanam dengan hati dan  penuh cinta,” ujar Ketua Perhimpunan Hortikultura Indonesia Komda Kalsel Dr.Hilda Susanti, S.P., M.Si, Kamis.

Pernyataan itu disampaikan Hilda yang juga Koordinator Magister Agronomi Faperta ULM usai menjadi moderator pada talkshow virtual dengan tema “Kelola tanaman dengan cinta untuk kebahagiaan”.

Selain Hilda, talkshow virtual itu juga mendapat pujian dua narasumber yakni Nove Arisandi, S.P., M.P yang mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dispersip Kalsel atas inisiatif mengumpulkan pencinta tanaman hias dalam diskusi virtual itu.  “Kegiatan seperti ini sangat diperlukan untuk menyediakan panggung bagi pencinta tanaman hias yang masih pemula sehingga mereka mendapat ilmu dan pengetahuan bagaimana menanam dengan baik,” ucapnya.

Senada, Dosen Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran ULM Neka Erlyani S.Psi, M.Psi, menyampaikan kegiatan website seminar merupakan inovasi menarik dari Kepala Dispersip Kalsel Nurliani beserta tim. “Masyarakat memerlukan referensi informasi untuk mengelola emosi di tengah situasi ketidakpastian melalui aktivitas memelihara tanaman di rumah sehingga bisa mengisi waktu sekaligus berkreasi,” ungkapnya.

Kepala Dispersip Kalsel Nurliani mengatakan talkshow virtual tersebut  merupakan gagasan untuk mengupas fenomena masyarakat di Kalimantan Selatan yang dilanda trend berkebun selama pandemi COVID-19. “Kami berinisiatif mengumpulkan pencinta tanaman hias bergabung secara virtual dalam talkshow yang sekaligus bimtek online dengan menghadirkan narasumber kompeten dibidangnya,” kata dia.

Dikatakan, talkshow virtual berjalan dengan baik dan sukses diikuti ratusan peserta sehingga menjadi pemacu semangat bagi Dispersip memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, terutama memanfaatkan waktu luang di tengah pandemi. “Harapan kami, ilmu dan pengetahuan yang disampaikan narasumber secara virtual kepada peserta menjadikan keahlian mereka menanam tanaman hias semakin baik sehingga mampu dikembangkan menjadi usaha di tengah pandemi COVID-19,” katanya.

kalsel.antaranews.com