Berprestasi, Bunda Nunung Diminta Beri Testimoni di Pameran Jakarta Book Fair Online 2020

Prestasi terus ditoreh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Hj Dra Nurliani, M.AP tak hanya di tingkal lokal hingga nasional. Sebelumnya, Bunda Nunung panggilan akrab Nurliani, mendapat penghargaan sebagai institusi dengan pelayanan terbaik oleh Ombusman RI Perwakilan Kalsel dan sebagai Keynote Speaker saat Rakornas Perpustakaan Indonesia di Jakarta Februari 2020, kali ini diminta memberikan Testimoni pada Pameran Jakarta Book Fair On Line.

Permintaan testimoni itu sesuai Surat Ikatan Penerbit Indonseia IKAPI Cabang DKI Jakarta Nomor : 015/JBF-IKAPIDKI/VI/2020 tanggal 17 Juni 2020 yang ditandatangani Hikmat Kurnia dan Mappa Tutu sebagai Ketua dan Sekretaris IKAPI DKI Jakarta ditujukan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Hj Dra Nurliani, MAP.

Kegiatan Pameran Jakarta Book Fair On line akan dilaksanakan 29 Juni sampai 2 Juli 2020 diselenggarakan IKAPI DKI Jakarta dan Marketplus Shopee, Bunda Nunung diminta memberikan testimoni melalui rekaman video tentang pameran tersebut dan menyampaikan terkait perbukuan dan literasi di Indonesia pada saat Pembukaan pameran pada tanggal 29 Juni mendatang.

Acara Pembukaan Pameran Jakarta Book Fair On line ini menghadirkan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Keynote Spech, sambutan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan serta Ketua IKAPI Pusat Dra Rosidayati Rozaline.

Pengurus IKAPI DKI Jakarta, Husni Kamil mengatakan dipillihnya¬† Bunda Nunung untuk memberikan testimoni kegiatan pameran tersebut, karena memiliki Perpustakaan yang dianggap paling bagus untuk kelas Provinsi, dan sebagai Kepala Perpustakaan yang paling aktif membuat gerakan perubahan Literasi di daerah. “Perpustakaan Kalsel menjadi contoh dan pelopor bagi Perpustakaan daerah di Indonesia. Paling mendasar adalah kesepakatan panitia Pameran pada saat rapat menentukan siapa Kepala Dinas Perpustakaan di Indonesia yang ditunjuk untuk memberikan testimoni terhadap gerakan literasi dan perbukuan di Indonesia tercetusnya nama Bunda Nunung ,” ucapnya.

Terpisah, Bunda Nunung merasa tersanjung atas penghargaan memberikan Testimoni tentang Literasi dan Perbukuan mewakili Kepala Dinas Perpustakaan seluruh Indonesia. “Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menjadi pemicu untuk lebih meningkatkan gerakan literasi guna meningkatakan minat baca dan mendekatkan buku ke masyarakat melalui program-program yang sudah dilaksanakan di Kalimantan Selatan khususnya dan di Indonesia pada umumnya,” katanya.

Bunda Nunung berharap agar seluruh insan literasi dan perbukuan tidak mengenal lelah untuk meningkatkan kegemaran literasi dengan pengembangan layanan perpustakaan yang konvensional maupun digital agar terwujudnya cita-cita mencerdasakan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum dengan gerakan literasi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel yang telah memberikan dukungan penuh selama ini untuk meningkatkan Budaya Literasi di Kalimantan Selatan dengan memberikan alokasi anggaran terhadap program-program yang diusulkan selama tiga tahun lebih memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,” pungkasnya.

banjarmasin.tribunnews.com