Berkat Dispersip, Indeks Pembangunan Literasi Kalsel Menjadi yang Tertinggi Se-Indonesia

Terobosan dan gencarnya promosi literasi Dinas Perpustakaan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), membuat indeks pembangunan literasi Kalsel disebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Hal tersebut selain disampaikan Kepala Perpustakaan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Amir Machmud, mewakili Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Moh. Ilham A. Hamudy, juga disampaikan Drs. H. Suhajar Diantoro, M.si, Staf Ahli Menteri Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan, yang mewakili Menteri Dalam Negri, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2021, dihadapan ribuan perserta rakor, Senin (21/03/2021).

Menanggapi penilaian sekaligus prestasi membanggakan itu, Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani, merasa bersyukur dan bangga, karena mampu meraihnya.  “Iya, hal itu tentu berkat dukungan dan kerja sama yang baik dengan semua pihak, hingga seluruh masyarakat Kalsel tanpa kecuali,” ungkapnya, melalui siaran pers, Ahad (22/03/2021).

Kadispersip Kalsel
Hj Nurliani memantau perpustakaan anak

Ditambahkannya, prestasi ini juga berkat  dukungan internal jajaran Dispersip Kalsel.  “Terima kasih kepada semua pihak yang membantu dan mendukung program Dispersip,” paparnya.

Menurut Bunda Nunung (sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel), meski anggaran untuk lembaganya beberapa kali dipangkas, baik di tahun 2020 dan 2021, tetapi pihaknya tetap konsisten menjalankan program promosi literasi.  “Anggaran kita beberapa kali dilakukan refocusing, padahal kami sudah menyiapkan program-program yang menjadi prioritas terkait pelayanan publik dan untuk mewujudkan visi misi Kalsel Cerdas,” ucapnya.

Diharapkannya, anggaran Dispersip Kalsel berikutnya bisa menjadi perhatian dan bahan pertimbangan Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

Sumber:jurnalkalimantan.com