Bencana, Arsip Harus Diselamatkan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi (Dispersip) Kalsel menggelar Desiminasi Pengelolaan Arsip Dinamis di Fave Hotel Banjarbaru, Senin (5/4). Hadir sebagai narasumber kegiatan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Madris, Arsiparis Madya Aris Susanto, Arsiparis Terampil Kadir, Arsiparis Penyelia Ramadhona dan Arsiparis Muda Aswin.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel Hj Nurliani menyampaikan, peserta adalah perwakilan SKPD dan Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota. Hadir pula kepala bidang, kepala seksi, pejabat fungsional dan staf di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel. “Desiminasi ini untuk mendukung pengelolaan arsip dinamis yang efektif dan efisien,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin sekaligus membuka acara bimbingan teknis penyelamatan arsip pasca bencana, mengapresiasi langkah dan hasil yang telah diperoleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel.

“Kita ketahui, pencapaian yang baik oleh Dispersip Kalsel dalam upaya pemajuan literasi di daerah, Kalsel memiliki indeks pembangunan literasi tertinggi di Indonesia dengan angka 48,7. Hal ini menandakan masyarakat memiliki minat baca yang tinggi, yang kemudian akan berdampak secara positif terhadap perkembangan dan kemajuan pendidikan,” ucapnya.

Bang Dhin, begitu ia kerap disapa, mengatakan, pentingnya arsip sebagai sumber informasi sudah seharusnya menjadi perhatian bagi lembaga maupun pengelola kearasipan.

Maka untuk melaksanakan tugas pemerintahan dan tugas pembangunan dengan baik, perlu diusahakan peningkatan dan penyempurnaan kearsipan secara optimal agar dapat berfungsi, berdaya guna, dan bertepat guna.

Sejalan dengan hal tersebut, terobosan dan manuver yang dilakukan Dispersip menunjukkan hasil yang memuaskan. Berbagai program strategis di antaranya dilaksanakan secara tepat sasaran.

“Seperti kegiatan hari ini yang bertujuan untuk memberikan edukasi, serta pengalaman tentang pengelolaan arsip pasca bencana. Terlebih Kalsel beberapa waktu yang lalu mengalami musibah banjir besar, mengakibatkan kerugian dalam pengelolaan arsip-arsip Pemerintahan,” ucapnya. Bang Dhin berpesan pencapaian yang didapat agar dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Setelah membuka acara, Bang Dhin melanjutkan kunjungan ke Depo Arsip di belakang Kantor Walikota Banjarbaru, dan kemudian ke Depo Arsip Baru di Gedung Depo Arsip Pemprov Kalsel di Kompleks Perkantoran Setda Prov Kalsel di Banjarbaru.

Sumber:http://retorikabanua.id/