Bedah Buku Rektor UIN Antasari, Apresiasi dan Promosi Penulis Banua di Tengah “Tsunami” Informasi

Meski masih pandemi Covid-19, tidak menghentikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk meningkatkan budaya literasi hingga mempromosikan penulis banua, agar tetap bisa mengangkat kesuksesan para penulis daerah, dan berperan dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Digelar secara daring, kali ini Dispersip Kalsel menghadirkan Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA., Rektor Universitas Islam Negeri Antasari, yang membedah karyanya yang berjudul “Jalan Tengah, Renungan Budaya dan Politik di Era Ekstrem”.

Bedah buku karya penulis lokal ini, merupakan apresiasi dan penghargaan Dispersip Kalsel kepada para penulis Banua, agar bisa semakin luas dikenal secara nasional maupun internasional, sesuai amanah Undang-undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Rekam, yang merupakan hasil budaya bangsa, dan memiliki peran penting sebagai salah satu tolak ukur kemajuan intelektual bangsa. “Hari ini merupakan bukti nyata hadirnya keberadaan perpustakaan untuk mengorbitkan dan mempromosikan penulis buku dari Kalsel, sebagai kebanggaan untuk turut serta berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegiatan bedah buku,” papar Hj. Nurliani, Kepala Dispersip Kalsel, saat memberikan sambutan.

Nurliani

Sementara Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA., merasa bangga dengan apresiasi yang diberikan Dispersip Kalsel. Karena ia menilai, di zaman “tsunami” informasi saat ini, umumnya orang tidak membaca buku lagi, namun hanya membaca media sosial, atau buku elektronik, itupun dinilai masih sedikit. Dan kegiatan ini menurutnya sangat baik untuk perkembangan literasi dan pendidikan generasi muda.

“Saya merasa sangat terharu dan bahagia juga bangga, atas apresiasi yang diberikan perpustakaan, khususnya Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani kepada buku saya, yang mendapat kesempatan didiskusikan di forum yang terhormat ini,” ujar Prof. Mujiburrahman, saat mengawali presentasinya.

Buku ini merupakan karyanya yang ke empat, yang merupakan kumpulan dari banyak tulisannya. Isinya lebih banyak membahas persoalan politik dan budaya, sebagai respon terhadap berbagai persoalan aktual di masyarakat, hingga persoalan yang dihadapi bangsa.

jurnalkalimantan.com