Bantu & Hibur Korban Banjir di HST, Dispersip Kalsel Bentuk 3 Tim

Setelah tiba di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), di hari ke dua berada di daerah tersebut, langsung bergerak membawa keceriaan kepada warga dan anak-anak korban banjir.

Sebelumnya, rombongan yang dipimpin langsung Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani ini, juga bertamu dengan Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1002/Barabai, Letkol Infanteri Muh. Ishak H. Baharuddin, di markasnya, Selasa (02/02/2021).

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya berkordinasi dan bersinergi, hingga mendapat arahan untuk membantu dan membawa keceriaan anak-anak di lokasi yang terdampak banjir parah.

Di hari yang cukup cerah, Tim Dispersip Peduli membentuk tiga kelompok, yang masing-masing menuju desa berbeda, yakni Desa Alat dan Bulayak di Kecamatan Hantakan, serta Desa Baru di Kecamatan Batu Benawa.

Untuk Desa Baru, sudah pernah dikunjungi pendongeng dan badut, namun karena dirasa masih belum maksimal, kembali disinggahi untuk dihibur, sekaligus membawa buku yang berbeda.

Sementara di Desa Alat, pihaknya harus menembus perjalanan yang cukup sulit, selain melewati jalan yang licin, juga harus berjalan kaki menyeberangi sungai dengan jembatan darurat. Namun hal itu terbayarkan dengan melihat senyuman banyak bocah.

“Sesuai arahan Dandim, kami berupaya agar semua desa terdampak dapat dihibur anak-anaknya, karena memang sangat dibutuhkan untuk mengembalikan senyuman mereka, lantaran banyak rumah yang hancur akibat terbawa arus, hingga meninggalkan banyak kesedihan,” ungkap Bunda Nunung (sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel) kepada jurnalkalimantan.com, melalui whatsapp, Rabu (03/02/2021).

Desa Alat

Sementara di Desa Bulayak, yang banyak rumah warga tersapu banjir, selain membawa kegembiraan bagi anak-anak, Dispersip Kalsel juga menyerahkan bantuan paket kebutuhan bahan pokok dari Presiden Republik Indonesia, yang diamanatkan melalui Pemerintah Provinsi Kalsel.

dispersip kalsel

Berdasarkan data dari Dinas Komunikasi dan Informatika HST pada tanggal 27 Januari 2021, selain fasilitas umum dan jembatan yang rusak, terdapat 191 rumah hilang, dan 3.242 rumah rusak akibat banjir bandang.

Sumber : jurnalkalimantan.com