Banjir Akibatkan Kinerja Pemkab HST Wajar Dengan Pengecualian

Kinerja Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) dinilai menurun dibanding tahun 2020 lalu. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD HST Taufik Rahman, bersama sejumlah anggotanya saat berkunjung ke Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, di Banjarbaru, Jumat (04/06/2021). Bahkan sebelumnya, mereka meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun tahun ini, hanya mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Menurut Taufik, kunjungan kerja ini beragenda konsultasi tata kelola kearsipan dalam rangka pengayaan wawasan dan informasi. Karena saat ini, banyak arsip HST yang hilang dan rusak. Akibat, banjir besar yang melanda kabupaten tersebut di awal 2021 lalu. “Banjir awal tahun, mengakibatkan banyak perkantoran yang ikut terendam. Dampaknya, banyak arsip dan bukti kerja jajaran pemerintah yang hilang dan rusak,” ujar Taufik Rahman.

Kondisi itu, juga menjadi penyebab Pemkab HST tahun ini mendapat predikat WDP. Turun dari tahun sebelumnya yang meraih WTP. Oleh karena itu, Taufik Rahman meminta dukungan kepada jajaran Dispersip Kalsel. Dukungan tersebut, sangat dibutuhkan untuk memperbaiki tata kelola pengarsipan. “Anggaran kami minim. Begitu pula dengan sumber daya manusianya (SDM), masih perlu banyak belajar. Karena itu, kami perlu bimbingan Dispersip Kalsel,” ujarnya

Sementara dalan pertemuan tersebut, Kadispersip Kalsel, Nurliani Dardie, membagikan strategi dan langkah untuk Pemkab HST. Baik itu bagi perpustakaan, maupun tata kelola kearsipan. “Saya sebagai Kepala LKD Kalsel dan juga LKD kabupaten/kota,sangat mengapresiasi kepedulian DPRD HST terhadap tata kelola arsip,” ujar Nurliani.

Diakuinya, pengelolaan arsip di daerah memang sangat diperlukan. Karena, pengelelolaan arsip salah satu penilaian SAKIP.

Sumber:rri.co.id