Arsip Banyak Hilang dan Rusak Akibat Banjir, Kinerja Pemkab HST Wajar Dengan Pengecualian

Kinerja Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) menurun dibanding tahun lalu. Sebelumnya, mereka meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun tahun ini, hanya mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Hal ini, diungkapkan Taufik Rahman, Wakil Ketua Komisi I DPRD HST, bersama sejumlah anggotanya saat berkunjung ke Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, di Banjarbaru, Jumat (04/06/2021). Rombongan dari Bumi Murakata ini, diterima Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie.

Menurut Taufik Rahman, kunjungan kerja ini beragenda konsultasi tata kelola kearsipan dalam rangka pengayaan wawasan dan informasi. Karena saat ini, banyak arsip HST yang hilang dan rusak. Akibat, banjir besar yang melanda kabupaten tersebut di awal 2021 lalu. “Banjir awal tahun ini, mengakibatkan banyak perkantoran yang ikut terendam. Dampaknya, banyak arsip dan bukti kerja jajaran pemerintah yang hilang dan rusak,” ujar Taufik Rahman.

Kondisi itu, juga menjadi penyebab Pemkab HST tahun ini mendapat predikat WDP. Turun dari tahun sebelumnya yang meraih WTP. Oleh karena itu, Taufik Rahman meminta dukungan kepada jajaran Dispersip Kalsel. Dukungan tersebut, sangat dibutuhkan untuk memperbaiki tata kelola pengarsipan. “Anggaran kami minim. Begitu pula dengan sumber daya manusianya (SDM), masih perlu banyak belajar. Karena itu, kami perlu bimbingan Dispersip Kalsel,” ujarnya

Menanggapi hal ini, dalan pertemuan tersebut, Kadispersip Kalsel, Nurliani Dardie, berbagi strategi dan langkah konkret yang bisa dilakukan Pemkab HST. Baik untuk perpustakaan, maupun tata kelola kearsipan. “Saya sebagai Kepala LKD Kalsel dan juga LKD kabupaten/kota,sangat mengapresiasi kepedulian DPRD HST terhadap tata kelola arsip,” ujar Nurliani.

Diakuinya, pengelolaan arsip di daerah memang sangat diperlukan. Karena, pengelelolaan arsip salah satu penilaian SAKIP.

Sumber:realita24.com