Apresiasi Dispersip Kalsel, ANRI Berencana Berikan Bimbingan Penyelamatan Arsip

Sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme 1.825 partisipan pada gelaran webinar Sosialisasi Penanganan Arsip Pasca Bencana oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan belum lama ini, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) berencana menurunkan tim untuk pembinaan langsung kepada pejabat terkait dan arsiparis Kalimantan Selatan.

Kunjungan dinilai perlu dilakukan, mengingat sejumlah kabupaten/kota sempat mengalami banjir dan longsor, sehingga mengancam keselamatan arsip sebagai identitas dan jati diri bangsa, juga sebagai memori, acuan, dan pertanggungjawaban dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ditambah lagi, Dispersip baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota merupakan lembaga kearsipan daerah yang bertanggung jawab dan berkewajiban dalam pengeloalaan arsip. “Sebelumnya, kami juga sudah mengirim surat meminta bimbingan langsung kepada tim ANRI. Nanti sesuai jadwal yang ditentukan dan disepakati, tim ANRI datang untuk membantu organisasi perangkat daerah dan masyarakat guna membimbing langsung terkait penyelamatan arsip, baik sebelum terjadinya musibah, pasca, hingga pencegahannya,” kata Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani, Banjarmasin, Senin (22/3/2021).

Sementara itu, Direktur Preservasi ANRI, Kandar, melalui pesan singkat kepada Kepala Dispersip Kalsel menuturkan, kehadiran tim ANRI merupakan bentuk apresiasi kepada Dispersip Kalsel yang mempunyai perhatian lebih terhadap bidang kearsipan, selain juga tingginya antusiasme masyarakat.

Rencananya, dalam waktu dekat tim ANRI akan melakukan bimbingan efektif selama tiga hari, setelah berkoordinasi untuk menentukan waktu. “Kepada Bunda Nunung (Nurliani), kami mohonkan nanti untuk membuat posko penyelamatan arsip, agar dapat membantu pihak terkait dan masyarakat yang perlu bimbingan. Di posko ini juga arsiparis Kalsel dapat langsung melakukan restorasi, jadi sangat implementatif,” ujar Kandar.

Sumber:diskominfomc.kalselprov.go.id